Water Meter Sejumlah Warga Kuta Selatan Raib

0
98
Water meter hilang
Dampak water meter warga yang hilang. (ist)

balibercerita.com –
Hilangnya sejumlah water meter milik warga di Kecamatan Kuta Selatan menjadi perbincangan. Beberapa warga mendapati alat ukur konsumsi air mereka lenyap begitu saja, memunculkan dugaan adanya aksi pencurian yang terjadi di beberapa titik.

Kasus terbaru dilaporkan dari Banjar Ubung, Jimbaran. Kelian banjar setempat, I Made Subagiada menyebut, dua water meter warganya hilang pada Minggu (4/1). “Kalau ini benar dicuri, kami berharap pelakunya cepat ditangkap. Laporan dari wilayah lain juga ada, jadi jangan-jangan pelakunya sama. Kami harap kepolisian bergerak menelusuri temuan ini,” ucapnya.

Baca Juga:   Hendak Susul Suami ke Denpasar, Fitri dan Anaknya Tenggelam di Selat Bali

Camat Kuta Selatan, Ketut Gede Arta juga mengaku menerima sejumlah laporan serupa melalui grup WhatsApp. Hilangnya meteran air itu disebut muncul di beberapa wilayah, mulai Jimbaran hingga Ungasan. Namun tidak semua kejadian otomatis masuk kategori pencurian.

“Kami masih perlu cek. Bisa saja meteran dicabut karena ada tunggakan. Jadi harus dipastikan satu per satu,” katanya.

Arta mengungkapkan, pihaknya sudah berkomunikasi dengan Direktur Utama Perumdam Tirta Mangutama. Dari informasi yang diterimanya, jumlah laporan di Kuta Selatan sudah mencapai belasan kasus.

Baca Juga:   Dewata Rockers MG Bersama Duta Intika Kawasaki dan Bold Riders Bali Akan "Batikkan" Aspal Denpasar 

Direktur Utama Perumdam Tirta Mangutama, I Wayan Suyasa turut membenarkan adanya laporan kehilangan tersebut. Pihaknya kini melakukan pengecekan langsung untuk mengetahui penyebabnya. “Kami harus pastikan dulu apakah benar hilang karena diambil orang atau memang dicabut sesuai prosedur karena tidak bayar,” jelasnya.

Suyasa menerangkan, pencabutan karena tunggakan selalu diawali dengan penyegelan dan pemutusan aliran air. Jika air masih mengalir tapi meterannya hilang, kemungkinan besar itu bukan pencabutan resmi. Melihat adanya potensi tindak pencurian, pihaknya kini tengah menyiapkan desain water meter baru yang lebih sulit dilepas. “Meteran yang lama memang relatif mudah dilepas,” sambungnya.

Baca Juga:   1,14 Juta Penumpang Terlayani, Posko Lebaran 2026 Bandara Ngurah Rai Ditutup dengan Catatan Zero Accident

Sementara itu, Kapolsek Kuta Selatan, Kompol I Komang Agus Dharmayana menyatakan bahwa pihak kepolisian tetap memantau isu tersebut. Meski begitu, hingga kini belum ada warga yang membuat laporan resmi.

“Informasinya sudah kami dapat. Tapi laporan belum ada. Kami minta warga yang merasa kehilangan segera melapor, bawa juga bukti pembayaran terakhir,” ujarnya.

Hingga kini, penyebab hilangnya water meter di sejumlah titik masih menunggu hasil pemeriksaan bersama. (BC5)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini