
balibercerita.com –
Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung, Bagus Alit Sucipta dan Ketua DPRD Badung, I Gusti Anom Gumanti memimpin bakti panganyar di Pura Kahyangan Jagat Mandara Giri Semeru Agung, Desa Senduro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Jumat (10/7).
Prosesi bakti panganyar dan bakti panyineban di-puput Ida Pedanda Gede Putu Ngenjung dari Griya Keniten Selat Duda, Karangasem, Bali, dan disaksikan langsung Bupati Lumajang, Hj. Indah Amperawati, Wakil Bupati Lumajang, Yudha Aji Kusuma, unsur forkopimda, PHDI Kabupaten Lumajang, Camat Senduro, Kepala Desa Senduro, serta tokoh masyarakat setempat. Dari Kabupaten Badung, upacara bakti panganyar dan panyineban dihadiri oleh anggota DPRD Badung, Sekda Badung, Ida Bagus Surya Suamba, dan jajaran pimpinan OPD.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Adi Arnawa menyerahkan dana punia sebesar Rp150 juta sebagai bentuk sradha bhakti dan dukungan terhadap pelestarian kegiatan keagamaan di Pura Kahyangan Jagat Mandara Giri Semeru Agung. Selain itu, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa bersama jajaran organisasi wanita Kabupaten Badung turut ngayah dengan mempersembahkan tari rejang.
Bupati Adi Arnawa mengatakan, kehadiran Pemkab Badung dalam bakti panganyar merupakan wujud pelaksanaan kewajiban spiritual sekaligus mempererat persaudaraan umat Hindu lintas daerah. “Kami hadir untuk menghaturkan bakti ke hadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa sekaligus mempererat tali persaudaraan dengan umat Hindu di Lumajang dan berbagai daerah di Nusantara. Nilai kebersamaan, gotong royong, dan sradha bakti harus terus dijaga sebagai kekuatan umat Hindu,” ujarnya.
Bupati menambahkan, Pemerintah Kabupaten Badung akan terus mendukung pelestarian adat, seni, budaya, dan nilai-nilai keagamaan sebagai bagian dari pembangunan yang berlandaskan filosofi Nangun Sat Kerthi Loka Bali.
Pelaksanaan bakti panganyaran berlangsung tertib dan penuh semangat ngayah. Momentum tersebut menjadi simbol kuatnya ikatan spiritual dan persaudaraan antardaerah dalam menjaga kelestarian tradisi serta nilai-nilai keagamaan Hindu di Indonesia. (adv)













