Wajah Baru Jalan Pantai Kuta Disiapkan: Trotoar Diperlebar, Kabel Ditanam, hingga Bangku Wisatawan Dibangun

0
4
Kuts
Proyek pelebaran pedestrian di Jalan Pantai Kuta. (ist)

balibercerita.com –
Penataan kawasan Jalan Pantai Kuta terus dimatangkan Pemerintah Kabupaten Badung. Proyek yang diawali dengan pembangunan pedestrian ini tak hanya memperlebar ruang bagi pejalan kaki, tetapi juga akan menghadirkan taman, bangku umum, hingga menata seluruh kabel utilitas dan listrik ke bawah tanah sehingga wajah kawasan wisata ikonik tersebut menjadi lebih rapi dan nyaman.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Badung, Nyoman Karyasa mengatakan, konsep penataan difokuskan untuk memberikan ruang yang lebih nyaman bagi pejalan kaki sekaligus memperindah kawasan Pantai Kuta. “Di Jalan Pantai Kuta memang kita siapkan untuk pejalan kaki. Di sana juga ada penataan utilitas dan kabel PLN. Jadi semuanya nanti turun ke bawah. Trotoarnya lebarnya 3,5 meter, dilengkapi taman dan disesuaikan dengan kondisi di lapangan,” ujarnya belum lama ini.

Menurut Karyasa, koordinasi dengan PLN maupun pemilik properti yang terdampak telah dilakukan. Sosialisasi juga telah digelar bersama Pemerintah Kecamatan Kuta sehingga seluruh pihak memahami rencana penataan tersebut.

Sebagai bentuk komitmen bersama, para pihak yang terdampak juga telah menandatangani surat pernyataan persetujuan terhadap pelaksanaan proyek. Seluruh kabel listrik maupun utilitas nantinya akan dipindahkan ke bawah tanah sehingga kawasan Jalan Pantai Kuta terbebas dari kabel udara. “Kabel listrik nanti ke bawah, kabel utilitas juga di bawah. Jadi semuanya akan bersih dari kabel,” tegasnya.

Baca Juga:   Sehari Raup Ratusan Ribu, Fenomena Manusia Silver Sulit Dihilangkan

Saat ini proyek masih berada pada tahap persiapan. Dinas PUPR Badung terlebih dahulu akan membangun mock up atau proyek percontohan sepanjang sekitar 10 hingga 20 meter sebelum pekerjaan dilanjutkan secara menyeluruh.

Sebelumnya juga akan dilakukan evaluasi desai agar sesuai, mengingat belum diketahui seluruh utilitas yang ada di bawah tanah. Dalam artian pelaksanaan nanti akan menyesuaikan kondisi di lapangan. Penurunan kabel secara menyeluruh ditargetkan dapat dilakukan setelah seluruh pekerjaan pedestrian rampung, yang diperkirakan berlangsung pada 2027.

Selain pedestrian, Pemerintah Kabupaten Badung juga menyiapkan rencana pelebaran jogging track di kawasan pantai. Namun pekerjaan tersebut baru bisa dilakukan setelah program pengisian pasir atau beach nourishment selesai dilaksanakan.

“Kita melakukan pengisian pasir dulu. Dari Badung juga sedang dalam proses perencanaan. Jogging track bisa dikerjakan setelah dilakukan pengurugan atau pengisian pasir,” kata Karyasa.

Baca Juga:   Kemenkum Bali Dorong Inovasi Kesehatan Badung Masuk Skema Kekayaan Intelektual

Sementara itu, Camat Kuta, Made Agus Suantara menyampaikan, penataan pedestrian merupakan langkah penting untuk meningkatkan kualitas kawasan wisata Pantai Kuta. Menurutnya, proyek tersebut akan membuat wisatawan lebih nyaman berjalan kaki menikmati suasana pantai.

“Penataan pedestrian sepanjang Jalan Pantai Kuta memang dilakukan untuk mempercantik kawasan, memperlebar ruang pejalan kaki, dan menambah taman. Kami dari Kecamatan Kuta sangat mengapresiasi karena Pantai Kuta adalah tujuan wisata. Harapannya wisatawan merasa aman dan nyaman berjalan kaki, bahkan bisa duduk-duduk di sepanjang Pantai Kuta hingga ke arah Pullman,” ujarnya.

Pembangunan dilakukan secara bertahap dimulai dari kawasan Bali Anggrek yang dijadikan lokasi percontohan karena kondisi lahannya dinilai paling memungkinkan dari keberadaan space kosong. Dari Bali Anggrek pembangunan pedestrian nantinya akan mengarah ke selatan. Proyek percontohan ini sangat penting agar masyarakat mengetahui seperti apa bentuk dan model pedestrian yang akan dibangun.

Untuk mendukung kelancaran proyek, Kecamatan Kuta telah beberapa kali menggelar rapat koordinasi dengan sekitar belasan pelaku usaha di sepanjang Jalan Pantai Kuta. Hasilnya, para pemilik usaha telah menandatangani surat pernyataan sebagai bentuk dukungan terhadap pembangunan pedestrian. “Kurang lebih ada belasan pelaku usaha yang sudah kami ajak rapat secara bertahap dan sudah membuat surat pernyataan agar pembangunan pedestrian sepanjang Jalan Pantai Kuta dapat dilaksanakan,” katanya.

Baca Juga:   Hilangkan Kesan Angker, Setra Desa Adat Buleleng Ditata

Agus Suantara menegaskan, desain pedestrian sepenuhnya menjadi kewenangan Dinas PUPR Badung. Peran kecamatan lebih difokuskan pada komunikasi dan menjembatani kepentingan para pemilik usaha agar pelaksanaan proyek berjalan lancar. “Desain memang murni dari PUPR.

Pedestrian nantinya juga akan dilengkapi sejumlah titik tempat duduk umum yang ditempatkan berdampingan dengan taman. Penempatannya tetap mempertimbangkan akses keluar-masuk usaha agar aktivitas ekonomi tidak terganggu.

“Tempat duduk itu untuk umum. Dari gambar yang kami lihat akan ada beberapa bangku di sepanjang pedestrian. Penempatannya tetap dikolaborasikan dengan pelaku usaha agar akses menuju restoran maupun usaha penyewaan transportasi tetap berjalan baik,” pungkasnya. (BC5)