
balibercerita.com –
Anggota DPRD Badung, I Nyoman Karyana, I Wayan Sukses, I Wayan Luwir Wiana dan I Made Rai Wirata mendampingi Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa menghadiri sekaligus ngupasaksi karya di Pura Ibu Panti Dukuh Bualu, Wantilan Dadia Bualu, Kelurahan Benoa, Kecamatan Kuta Selatan, Senin (7/9). Kehadiran jajaran legislatif Badung tersebut menjadi wujud dukungan terhadap keberlangsungan adat dan agama sekaligus mempererat kebersamaan dengan masyarakat.
I Nyoman Karyana mengatakan, kegiatan keagamaan seperti karya memiliki makna yang lebih luas dari sekadar pelaksanaan ritual. Di dalamnya terkandung nilai kebersamaan, gotong royong dan semangat manyama braya yang selama ini menjadi kekuatan dalam kehidupan masyarakat Bali.
“Kita melihat kegiatan seperti ini bukan hanya sebagai kewajiban dalam melaksanakan yadnya, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat kebersamaan. Nilai manyama braya dan gotong royong inilah yang harus terus dijaga,” kata Karyana.
Ia mengapresiasi kehadiran Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa yang dinilainya senantiasa meluangkan waktu untuk hadir di tengah masyarakat. Terlebih, kehadiran tersebut terlihat dalam berbagai kegiatan keagamaan maupun sosial yang dilaksanakan masyarakat.
“Kami tentu mengapresiasi Bapak Bupati yang senantiasa hadir di tengah masyarakat, utamanya dalam kegiatan agama dan sosial. Kehadiran pemerintah di tengah masyarakat seperti ini tentu memberikan semangat sekaligus menunjukkan perhatian terhadap kehidupan masyarakat,” ungkapnya.
Pria yang juga berasal dari Desa Bualu tersebut mengajak masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan, memperkuat semangat gotong royong dan tetap bersatu dalam setiap kegiatan di lingkungan masing-masing. Menurutnya, kekompakan masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan adat dan agama di tengah perkembangan zaman.
“Adat dan agama tentu menjadi tanggung jawab bersama untuk dijaga. Kami di DPRD memberikan dukungan terhadap berbagai kegiatan masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan adat dan agama. Harapannya, kebersamaan, gotong royong dan persatuan di tengah masyarakat terus terpelihara,” ujarnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekcam Kuta Selatan bersama unsur tripika, Lurah Benoa, Bendesa Adat Bualu, Pangelingsir Pasemetonan Dukuh Bali, serta krama Pasemetonan Dukuh Badung. Puncak pujawali di Pura Ibu Panti Dukuh Bualu dijadwalkan berlangsung pada Anggara Kliwon Wuku Prangbakat, Selasa (15/9) mendatang. (adv)











