Makanan Lezat dan Bergizi, Lapas Perempuan Kerobokan Pastikan Hak Napi Terpenuhi

0
199
Lapas perempuan
Decky Nurmansyah mencicipi makanan di Lapas Perempuan Kerobokan. (ist)

Mangupura, balibercerita.com –
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Bali, Decky Nurmansyah melakukan monitoring dan evaluasi kualitas makanan di Lapas Perempuan Kerobokan, Senin (16/6). Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen pemenuhan hak dasar warga binaan, khususnya dalam hal konsumsi makanan bergizi dan layak.

Dalam kunjungan tersebut, Decky turut memeriksa petugas jaga dan tamping dapur, memastikan bahwa penyajian makanan telah sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP). Ia juga mencicipi langsung menu makan siang yang disediakan. Hasilnya, makanan mendapat apresiasi tinggi karena dinilai sangat lezat. “Pemenuhan hak makan bagi warga binaan harus benar-benar terjamin. Dan saya rasa, makan siang hari ini tidak hanya layak, tapi juga sangat enak,” ujarnya.

Baca Juga:   Bupati Giri Prasta Kembali Salurkan Dana BKK di Kecamatan Kuta Utara dan Kuta Selatan

Kepala Lapas Perempuan Kerobokan, Ni Luh Putu Andayani menegaskan bahwa kualitas makanan selalu menjadi prioritas. Sebelum disajikan, makanan diuji kelayakannya oleh petugas dari segi tampilan, rasa, kematangan, hingga kebersihan. “Setiap harinya, makanan yang akan dibagikan ke warga binaan selalu diperiksa dulu. Kami pastikan semuanya memenuhi standar gizi dan higienitas,” katanya.

Baca Juga:   Simakrama di Desa Pesinggahan, KKN Unud Angkat Urgensi Pararem Perlindungan Anak

Setelah lolos uji kelayakan, makanan dikemas dalam kotak ransum, lalu dibagikan ke blok hunian oleh perwakilan warga binaan bersama petugas dapur.

Salah satu warga binaan, Ibu Putu W (56), menyampaikan kepuasannya terhadap menu makanan di dalam lapas. Menurutnya, selain bergizi, makanan juga tidak membosankan karena menunya selalu berganti. “Rasanya enak dan bervariasi, jadi tidak membosankan,” tuturnya.

Baca Juga:   Undiksha Dorong Mahasiswa Siap Kerja dan Berwirausaha

Tak hanya soal makanan, Lapas Perempuan Kerobokan juga mengembangkan program ketahanan pangan. Lahan yang tersedia dimanfaatkan untuk pelatihan warga binaan di bidang pertanian, peternakan, dan perikanan. Program ini bertujuan membekali mereka dengan keterampilan untuk bekal hidup mandiri setelah bebas nanti. (BC5)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini