Mangupura, balibercerita.com –
Menjelang Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 yang akan diselenggarakan pada November 2022, Plt. Direktur Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM Prof. Dr. Widodo Ekatjahjana, S.H., M.Hum., memeriksa kesiapan petugas dan Tempat Pemeriksaan Imigrasi di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Senin (3/10). Turut mendampingi pada kesempatan tersebut, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bali Anggiat Napitupulu, Kepala Divisi Keimigrasian Doni Alfisyahrin, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai Sugito dan Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar Tedy Riyandi.
Dalam kunjungan tersebut, Prof. Widodo bersama rombongan meninjau alur kedatangan delegasi melalui terminal internasional. Nantinya ketika para delegasi tiba di Bali, mereka akan diperiksa kesehatannya terlebih dahulu oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP). Kemudian, mengunjungi loket khusus visa on arrival (VOA) Bank BRI untuk melakukan pembelian stiker VOA. Setelah selesai melakukan pembelian dan diberikan receipt, delegasi kemudian menuju area konter pemeriksaan keimigrasian.
Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai telah menyediakan konter khusus VIP pemeriksaan keimigrasian bagi delegasi KTT G20. Dari 16 konter pemeriksaan dokumen keimigrasian, terdapat 3 konter khusus delegasi G20. Dalam 1 konter terdapat 4 petugas. Sementara, 13 konter lainnya ditujukan bagi penumpang reguler yang 1 konter diisi oleh 2 petugas. Setelah melewati area pemeriksaan imigrasi, delegasi akan diarahkan menuju tempat lounge khusus sambil menunggu proses pengambilan bagasi.
Pada kesempatan tersebut, Prof. Widodo Ekatjahjana juga berkesempatan memimpin apel petugas TPI. Saat apel tersebut, Prof. Widodo berharap seluruh jajarannya agar dapat bekerja dengan baik dan benar. Bandara I Gusti Ngurah Rai merupakan pintu gerbang utama di pulau Bali sehingga mempunyai peran penting dalam mendukung pelaksanaan KTT G20. “Semua petugas harus siap dengan pelayanan keimigrasian dalam mendukung dan mensukseskan penyelenggaraan Presidensi G20. Secara keseluruhan baik petugas dan tempat pemeriksaan imigrasi di Bandara I Gusti Ngurah Rai sudah sangat siap menyambut kedatangan delegasi G20,” ucapnya.
Khusus untuk Imigrasi Ngurah Rai, pihaknya berharap agar delegasi yang nantinya datang dapat difasilitasi bebas visa. Hal ini perlu dilakukan supaya tidak menimbulkan antrean saat para delegasi ini tiba di Bali. Secara teknis di lapangan, untuk pemeriksaan di Imigrasi Ngurah Rai sudah dipisah. “Untuk pemeriksaan penumpang umum dengan delegasi sudah dipisah. Sehingga penumpukan konsentrasi delegasi ini bisa diurai,” imbuhnya. (BC5)
















