Beranda Umum Underpass Ngurah Rai Jalani Perawatan, Dinding Retak Disuntik Ribuan Tabung Injeksi

Underpass Ngurah Rai Jalani Perawatan, Dinding Retak Disuntik Ribuan Tabung Injeksi

0
Underpass Ngurah Rai
Dinding Underpass Ngurah Rai diinjeksi untuk memperbaiki retak halus. (ist)

balibercerita.com –
Dinding Underpass Ngurah Rai tampak berbeda dalam beberapa hari terakhir. Sejumlah tabung kecil berisi cairan kuning menempel di sisi beton terowongan yang menjadi akses utama menuju Nusa Dua dan arah sebaliknya. Tabung tersebut merupakan bagian dari pekerjaan perawatan oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur–Bali melalui Satker Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah II Provinsi Bali.

Pada Kamis (18/9), terlihat dinding beton underpass sedang menjalani proses penyuntikan cairan polyurethane (PU) menggunakan ribuan tabung injeksi. Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.3 Provinsi Bali, Setiono menjelaskan bahwa langkah ini dilakukan untuk memperbaiki retakan halus (retak rambut) yang muncul pada beton.

Baca Juga:   Perempuan Pendaki Dievakuasi dari Gunung Sanghyang Setelah Alami Sesak Napas dan Kelelahan

“Injeksi dilakukan untuk menutup retak-retak rambut agar tidak berkembang lebih besar atau bertambah banyak. Setelah itu dilanjutkan dengan pengecatan kembali,” jelasnya Rabu (17/9).

Menurut Setiono, retakan pada beton adalah hal wajar karena sifat material yang kaku sehingga rentan terpengaruh getaran kendaraan maupun gempa. Oleh karena itu, perawatan secara rutin perlu dilakukan untuk menjaga kekuatan struktur.

Baca Juga:   Ingatkan Covid-19 Masih Ada, Binda Bali Gelar Vaksinasi di Sobangan

Ia menegaskan, pekerjaan injeksi ini murni bagian dari program pemeliharaan berkala dan tidak ada kaitannya dengan masalah banjir. Perawatan sudah dimulai sejak Senin (15/9) dan ditargetkan selesai dalam dua hari ke depan, dengan total sekitar 1.000 tabung injeksi dipasang di kedua sisi terowongan.

Baca Juga:   Tekuk Jembrana, Tim Sepak Bola Bapor Korpri Badung Lolos ke Final

Terkait keamanan, Setiono memastikan bahwa aktivitas ini tidak mengganggu pengguna jalan. “Pengendara tetap bisa melintas dengan aman. Pekerjaan injeksi tidak berdampak pada kelancaran lalu lintas,” tegasnya.

Melalui langkah perawatan ini, BBPJN berharap struktur Underpass Ngurah Rai tetap terjaga fungsinya sebagai jalur vital menuju Bandara I Gusti Ngurah Rai, sekaligus mencegah potensi persoalan teknis di masa mendatang. (BC5)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini