Hujan Deras Guyur Badung, Sejumlah Jalan di Badung Tergenang, Ini Kata BMKG

0
248
Banjir
Banjir di ruas Jalan By-pass I Gusti Ngurah Rai, Kelurahan Jimbaran, Kecamatan Kuta Selatan, Kamis (18/9). (BC9)

balibercerita.com –
Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Badung kembali mengakibatkan genangan air di sejumlah ruas jalan utama. Beberapa titik yang terdampak banjir diantaranya Jalan Sunset Road Kuta, Jalan Pantai Kuta, Jalan By-pass Ngurah Rai, kawasan Jimbaran, serta Nusa Dua.

Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar memprediksi potensi hujan ringan hingga deras masih akan berlangsung hingga Jumat (19/9). Prakirawan Cuaca BBMKG Wilayah III Denpasar, Ariantika menjelaskan, fenomena hujan deras dipicu oleh belokan angin dan konvergensi di wilayah Bali mendukung pembentukan awan hujan.

Baca Juga:   Pemkab Badung Gandeng Asosiasi untuk Wujudkan Tata Kelola Pariwisata Berkualitas

“Hujan deras saat ini karena adanya pertumbuhan awan hujan dipicu akibat adanya belokan angin dan konvergensi di wilayah Bali,” ujar Ariantika.

Ia menambahkan, potensi hujan ringan hingga deras diperkirakan akan terjadi di wilayah Bali selatan dan tengah. “Untuk prakiraan cuaca selama tiga hari ke depan diprediksi umumnya berawan, namun masih terdapat potensi hujan ringan hingga lebat untuk esok hari di beberapa wilayah Bali,” ungkapnya.

Meski hujan sering terjadi dalam sepekan terakhir, Ariantika menegaskan, pihaknya belum bisa memastikan Bali sudah memasuki musim hujan. Analisis lebih lanjut masih dilakukan, sementara saat ini wilayah Bali dinilai tengah berada pada masa peralihan.

Baca Juga:   KLH Kumpulkan Para Penerima Kalpataru Lintas Generasi, Berbagi Inspirasi dan Perkuat Jaringan

“Awal musim hujan masih menunggu analisis lebih lanjut. Namun saat ini wilayah Bali sedang memasuki musim peralihan,” terangnya.

Selain hujan, masyarakat juga diimbau mewaspadai potensi gelombang tinggi seiring fenomena fase bulan baru yang terjadi pada 21 September 2025. Fenomena ini diperkirakan meningkatkan ketinggian air laut. “Perlu diwaspadai potensi tinggi gelombang laut mencapai 3.5 m untuk wilayah perairan selatan Bali dan Selat Lombok bagian selatan,” paparnya.

Baca Juga:   Badung Kembali Incar Gelar Juara Umum Turnamen Korpri Provinsi Bali

Untuk prakiraan tiga hari ke depan, Ariantika meminta masyarakat tetap waspada terhadap dampak cuaca ekstrem. Potensi genangan air, banjir, serta angin kencang yang dapat menyebabkan pohon tumbang masih mungkin terjadi.

Ia juga mengingatkan masyarakat umum, nelayan, serta pelaku wisata bahari untuk berhati-hati terhadap peningkatan kecepatan angin dan gelombang yang bisa mencapai 2 meter atau lebih di Selat Bali bagian Selatan, Selat Badung, Selat Lombok Utara–Selatan, serta perairan selatan Bali. (BC9)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini