Tingkatkan Kesolidan Dalam Penanganan Kebencanaan, BPBD Badung Silaturahmi Dengan Basarnas Bali 

0
291
BPBD
Suasana pertemuan antara Basarnas Bali dengan BPBD Badung di aula kantor Basarnas. (BC5)

Mangupura, balibercerita.com – 

Guna meningkatkan kesolidan dalam penanganan bencana yang terjadi di wilayah Kabupaten Badung, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Badung melakukan audiensi dengan Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Denpasar (Basarnas Bali) pada Kamis (11/8) pagi.

Dalam audiensi tersebut, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Badung, I Wayan Darma didampingi Ketut Murdika selaku Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, serta Anak Agung Ngurah Aryawan selaku Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi dan rombongan, diterima di ruang tamu kantor Basarnas Bali. 

Baca Juga:   Aksi Bersih Pantai Kedonganan, Wakil Ketua DPRD Badung Ajak Warga Jaga Pariwisata

Wayan Darma mengutarakan maksud dan tujuannya melaksanakan audiensi adalah untuk meningkatkan tali silaturahmi yang selama ini sudah berjalan dengan baik. Dengan adanya musibah dan kecelakaan, baik itu bencana alam dan kondisi membahayakan manusia tentunya dituntut seorang penolong yang memiliki kemampuan di bidang SAR. “Saya ingin menjalin kerja sama dengan Basarnas di bidang pelatihan SAR untuk meningkatkan kemampuan personel kami khususnya di bidang pencarian, pertolongan dan evakuasi,” ucapnya. 

Baca Juga:   Ketua GOW Kota Denpasar Buka Sosialisasi Pendampingan Sertifikasi Halal UMKM

Dirinya juga mengungkapkan, saat ini peralatan SAR yang dimiliki BPBD Badung masih sangat minim. Untuk itu diperlukan kolaborasi dengan Basarnas saat terjadi kecelakaan atau musibah di wilayah Kabupaten Badung. 

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Denpasar, Gede Darmada menyambut baik audiensi yang dilaksanakan BPBD Kabupaten Badung. Ia mengaku selalu siap memberikan pelatihan SAR kepada personel BPBD Badung. Sebab, tugas SAR adalah tugas kemanusiaan, semakin banyak yang dilatih semakin banyak yang bisa ditolong dan diselamatkan. 

Baca Juga:   Tersesat, Empat Pendaki Gunung Batukaru Berhasil Dievakuasi

Darmada menjelaskan, pelatihan dapat diawali dengan pengenalan peralatan SAR dan cara pengoperasiannya. Nantinya, dengan ketersediaan anggaran barulah latihan SAR secara gabungan dilaksanakan. “Setelah personel dibekali pelatihan SAR nantinya akan dilaksanakan uji kemampuan untuk mengetahui sejauh mana personel dapat menyerap ilmu yang diperoleh,” tutupnya. (BC5)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini