balibercerita.com –
Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa secara resmi membuka Taman Mekotek Desa Wisata Munggu, Kecamatan Mengwi, pada Kamis (13/11). Taman yang berdiri di perempatan Desa Munggu, tepat di jalur Bypass Tanah Lot, ini terinspirasi dari tradisi makotek, sebuah warisan budaya khas Desa Munggu yang digelar setiap hari raya Kuningan.
Peresmian taman ditandai dengan penandatanganan prasasti serta serah terima pembangunan Taman Mekotek dari Kepala Dinas Pariwisata kepada Perbekel Munggu. Acara tersebut turut dihadiri oleh anggota DPRD Badung, I Wayan Edy Sanjaya, Kadis Pariwisata I Nyoman Rudiarta, perwakilan Dinas PMD dan Dinas Kebudayaan, Kabag Prokompim Setda Badung, Made Suardita, Camat Mengwi, I Nyoman Suhartana, serta perangkat desa dan tokoh adat Munggu.
Dalam sambutannya, Bupati Adi Arnawa menyampaikan apresiasinya terhadap masyarakat Desa Munggu yang berhasil mengembangkan potensi wilayahnya.
“Kami mengapresiasi keberhasilan masyarakat Munggu dalam mengembangkan potensi desanya dan ini akan menjadi warisan kepada anak cucu kita. Terbangunnya monumen ini juga sejalan dengan visi Badung dalam mewujudkan pariwisata berkualitas sekaligus wujud nyata dalam melestarikan tradisi dan seni budaya serta meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Bupati juga berharap Taman Mekotek tidak hanya menjadi ikon wisata baru, tetapi juga ruang edukasi budaya bagi generasi muda agar nilai-nilai tradisi tetap lestari.
“Kami berharap keberadaan Taman Mekotek ini juga dapat mendorong pertumbuhan UMKM sehingga mampu meningkatkan pendapatan masyarakat. Tentunya hal ini membutuhkan partisipasi aktif dan sinergi dari segenap komponen masyarakat untuk menjalin kerja sama dan menggali potensi desa,” tambahnya.
Sementara itu, Kadis Pariwisata Badung, I Nyoman Rudiarta menegaskan pentingnya menghadirkan daya tarik baru di setiap desa wisata. “Visi mewujudkan pariwisata yang berkualitas tidak hanya berbicara aksesibilitas, namun juga sarana penunjang dan atraksi yang ada di wilayah juga perlu mendapat perhatian. Monumen ini juga sangat layak dijadikan pojok ekonomi kreatif dan sentra ekonomi kreatif,” jelasnya.
Taman Mekotek dibangun dengan anggaran APBD Badung tahun 2025 sebesar Rp2,4 miliar. Menariknya, pembuatan patung mekotek dilakukan langsung oleh masyarakat Desa Munggu, menandakan semangat gotong royong yang kuat.
Perbekel Munggu, I Ketut Darta mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Bupati Adi Arnawa atas dukungannya dalam merealisasikan impian warga. “Monumen ini akan menjadi ikon Desa Munggu yang mempunyai tradisi makotek sebagai cikal bakal dari desa wisata. Terima kasih Bapak Bupati, apa yang kami cita-citakan terutama dari tokoh seni dan tokoh adat bisa diwujudkan dengan terbangunnya patung monumen mekotek ini,” ujarnya penuh haru.
Dengan hadirnya Taman Mekotek, Desa Munggu kini tak hanya dikenal karena tradisi uniknya, tetapi juga memiliki landmark baru yang mencerminkan semangat pelestarian budaya sekaligus pengembangan ekonomi kreatif masyarakat setempat. (BC13)
















