Pengurus MGPSSR Pantau Pembangunan Pura Punduk Dawa

0
4
Pura Punduk Dawa
Jajaran MGPSSR berfoto bersama di sela-sela peninjauan pembangunan Pura Punduk Dawa Linggih Ida Betara Mpu Gana, Desa Pesinggahan, Klungkung. (ist)

Semarapura, balibercerita.com –

Bupati Badung Nyoman Giri Prasta selaku Ketua Mahagotra Pasek Sanak Sapta Rsi (MGPSSR) Provinsi Bali bersama Ketua MGPSSR Pusat dan pengurus MGPSSR kabupaten/kota se-Bali melaksanakan persembahyangan. Pada kesempatan itu, mereka juga meninjau pembangunan Pura Punduk Dawa Linggih Ida Betara Mpu Gana yang berlokasi di Punduk Dawa, Desa Pesinggahan, Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung, Senin (27/11).

Giri Prasta menyampaikan, peninjauan ini penting untuk mengetahui progres pembangunan. Diharapkan, proses pembangunan bisa rampung pada akhir Desember 2023. 

Baca Juga:   Nyaman Tinggal di Bali, 21 Orang Ajukan Diri Jadi WNI

“Sebagai wujud bakti kami pada salah satu bagian dari Catur Parahyangan Ratu Pasek, kami berkomitmen dan mendukung penuh pembangunan Pura Parahyangan Punduk Dawa yang diinisiasi oleh MGPSSR Provinsi Bali bersama dengan seluruh pasemetonan Pasek di seluruh Bali. Untuk pembangunan pura ini, kami Pemerintah Kabupaten Badung sudah menggelontorkan dana finishing sebesar Rp45,2 miliar yang terdiri dari beberapa paket pekerjaan yaitu mulai dari utamaning utama, utamaning madya sampai ke soring mandala. Saya kira, akhir Desember ini akan rampung semuanya. Ini akan jadi legacy untuk kepentingan umat khususnya sameton MGPSSR seluruh Indonesia,” ujar Giri Prasta.

Baca Juga:   Rangkaian Bhaskara Budaya, APHB Gelar Dharma Sewanam Kepada Masyarakat Buleleng

Lebih lanjut Giri Prasta menginformasikan, sebagai salah satu kahyangan dari Catur Parahyangan Ratu Pasek, keberadaan Pura Punduk Dawa memiliki peran yang sangat sentral sebagai tempat sameton Pasek melaksanakan puja bakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa, Ida Batara Kawitan Ratu Pasek, Panca Pandita/Sapta Rsi utamanya Ida Batara Mpu Gana.

Baca Juga:   Kapolri Tinjau Gladi Bersih Gelar Pasukan Operasi Puri Agung 2022

“Kita harus selalu mengedepankan Catur Kepasekan yakni astiti ring Hyang Widhi, bakti ring kawitan, tindih ring bhisama, dan guyub ring pasemetonan. Ini yang harus selalu kita tunjukkan pada anak cucu kita sameton Pasek di seluruh Nusantara,” pungkasnya. (BC13)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini