Bersama Kader PDI Perjuangan Badung, Risma Hijaukan Pesisir Telaga Waja

0
241
PDI Perjuangan
Tri Rismaharini saat melakukan penanaman mangrove di pesisir Telaga Waja Tanjung Benoa. (ist)

Mangupura, balibercerita.com – 

Para kader moncong putih di Gumi Keris, Badung, melakukan gerakan penghijauan di pesisir Telaga Waja Kelurahan Tanjung Benoa, Minggu (23/1). Kegiatan itu dilakukan serangkaian HUT ke-49 PDI Perjuangan yang bertema “Bangunlah Jiwa dan Badannya untuk Indonesia Raya”. Dalam acara tersebut, hadir langsung Ketua DPP PDI Perjuangan Bagian Kebudayaan yang juga Menteri Sosial (Mensos) Republik Indonesia, Dr. Ir. Tri Rismaharini, M.T.

Menurut Risma, aksi penanaman ribuan bibit mangrove itu sekaligus dalam rangka perayaan HUT ke-75 Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. Kegiatan itu dipilih karena merupakan bagian dari pelestarian lingkungan yang harus dilakukan secara berkelanjutan (sustainable), dalam upaya menjaga pola pembangunan secara baik. Dengan terjaganya keseimbangan ekosistem alam, maka masyarakat juga akan menikmati kenyamanan dan keasrian alam. Hal itu juga sebagai upaya mengurangi dampak global warming yang membuat kondisi cuaca jadi tidak menentu.

Baca Juga:   Bandara Ngurah Rai Raih Peringkat Enam Best Regional Airports in Asia 2025

Dipaparkannya, ada sejumlah manfaat lestarinya hutan mangrove. Pertama, sebagai benteng alam mencegah abrasi. Sebagai negara kepulauan, tentinya Indonesia dirasa sangat membutuhkan kelestarian hutan mangrove. Kedua, menahan laju kecepatan angin. “Akarnya sangat sangat kuat. Sehingga dia bisa menahan abrasi, angin dan melindungi rumah-rumah ataupun bangunan lain yang ada di sekitar,” ujarnya. 

Baca Juga:   GATF 2025 Denpasar, Garuda Indonesia Tawarkan Tiket Murah Domestik dan Internasional Hingga 50 Persen

Ketiga, sebagai pemasok kebutuhan oksigen. Tanaman mangrove merupakan tanaman penghasil oksigen yang cukup tinggi dibandingkan tanaman lainnya. Keempat, sebagai tempat berkembangbiak atau berpijahnya biota laut seperti ikan.  

Untuk itu, pihaknya mengajak masyarakat untuk berkomitmen bersama-sama menjaga kelestarian mangrove. Jika ada perilaku pencemaran ataupun pembangunan yang mengancam kelestariannya, hal itu ada aturannya. “Yang harus kita lakukan adalah terus menanam kebaikan-kebaikan, supaya manfaatnya bisa dirasakan bersama-sama,” imbaunya.

Baca Juga:   Di Puncak HUT Ke-57 ST Bhakti Yowana Loka, Adi Arnawa Ingatkan Sekaa Teruna Untuk Bersatu

Selain di Badung, aksi penghijauan dilakukan secara serentak pada sejumlah lokasi di Bali. Seperti di Pantai Banyuwedang, Desa Pejarakan, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng; Pantai Tuwed, Desa Tuwed, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana; Pantai Desa Lembongan, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung; dan Pantai Bukit Muntig Siokan, Kecamatan Denpasar Selatan, Kota Denpasar. (BC5)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini