Pelajar Hipotermia Saat Turun dari Gunung Abang, Tim SAR Evakuasi di Tengah Gerimis

0
19
Pelajar Hipotermia di Gunung Abang
Personel Basarnas menggendong korban menuruni gunung. (ist)

balibercerita.com –
Seorang pelajar berusia 16 tahun asal Ubud Gianyar, mengalami hipotermia saat melakukan pendakian di Gunung Abang pada Sabtu (21/2) siang. Remaja bernama Ni Putu Kuinandita itu sebelumnya mendaki bersama lima rekannya sejak pukul 05.00 Wita. Namun saat perjalanan turun, rombongan terhenti di Pos 2 Pura Andong pada ketinggian sekitar 1.700 mdpl setelah kondisi fisiknya menurun, kedinginan, dan lemas.

Laporan kondisi darurat tersebut diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar pada pukul 12.56 Wita dari seorang pendaki lain, Nyoman Teja. Menindaklanjuti laporan itu, tujuh personel dari Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem segera diberangkatkan menuju lokasi, disertai koordinasi dengan Polsek Kintamani, BPBD Bangli, pemandu lokal, serta keluarga korban.

Baca Juga:   Jembrana Raih Penghargaan Kabupaten Layak Anak Kategori Nindya

Proses pencarian dimulai sekitar pukul 14.40 Wita di tengah cuaca gerimis dengan jarak pandang terbatas sekitar 10 meter. “Pukul 15.40 Wita kami tim SAR gabungan menemukan target di ketinggian 1.450 mdpl,” jelas Koordinator Lapangan Putu Handika Bhayangkara.

Baca Juga:   Penerbangan di Bandara Ngurah Rai Kembali Normal Pascaerupsi Gunung Lewotobi Laki-laki

Korban ditemukan dalam kondisi lemas akibat hipotermia, namun masih stabil. Tim kemudian mengevakuasi korban turun menuju basecamp pendakian. Sekitar pukul 16.15 Wita, korban tiba di Pos Pendakian Gunung Abang dan langsung mendapatkan penanganan medis awal.

Tim medis dari Puskesmas Kintamani yang telah bersiaga kemudian memeriksa kondisi korban dan memutuskan untuk merujuknya ke Puskesmas Kintamani menggunakan ambulans guna penanganan lebih lanjut.
Operasi penyelamatan ini melibatkan berbagai unsur SAR gabungan, di antaranya Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem, Polsek Kintamani, BPBD Bangli, aparat desa setempat, tenaga medis Puskesmas Kintamani, pemandu lokal, serta keluarga dan rekan korban yang turut membantu proses evakuasi. (BC5)

Baca Juga:   Bali Tuan Rumah Pertama Conference Parties Minamata Convention on Mercury

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini