Mandalika Festival of Speed 2025 Dorong Ekonomi Kreatif dan Ekosistem Motorsport Nasional

0
337
Mandalika
Para pembalap saat beraksi di Sirkuit Mandalika. (ist)

Lombok, balibercerita.com –
Tak hanya menjadi ajang balap penuh adrenalin, Mandalika Festival of Speed (MFoS) 2025 yang digelar di Pertamina Mandalika International Circuit pada 18–20 Juli 2025 menjelma menjadi penggerak ekonomi lokal dan penguat ekosistem motorsport nasional. Ribuan penonton, ratusan pelaku UMKM, serta komunitas otomotif dari berbagai penjuru tanah air turut ambil bagian dalam festival yang memadukan olahraga, pariwisata, dan industri kreatif ini.

Ajang MFoS 2025 memperlihatkan kapasitas sirkuit Mandalika sebagai aset strategis nasional yang mampu mengakomodasi beragam kelas balap, dari Indonesia Touring Car Race (ITCR) hingga Subaru BRZ Super Series, Radical Time Attack, dan Krida Agya One Make Race. Bahkan, Mandalika Drift Camp menyajikan atraksi lintas segmen yang merangkul komunitas grassroots otomotif.

Baca Juga:   Wujudkan Pengelolaan Sampah Berkelanjutan, Pemkab Badung Dukung Pembangunan PSEL Denpasar Raya

Direktur Utama MGPA, Priandhi Satria, menekankan pentingnya MFoS dalam memperkuat ekosistem motorsport secara menyeluruh. Festival ini bukan sekadar hiburan, tapi menjadi pendorong pertumbuhan industri otomotif nasional yang berkelanjutan. “Dengan dukungan penuh dari InJourney Tourism Development Corporation (ITDC), kami juga membuka ruang luas untuk UMKM dan edukasi generasi muda,” ucapnya.

Baca Juga:   Berkantor di Desa Padangan, Bupati Sanjaya Ingatkan Potensi Alam Harus Dilestarikan

MFoS juga menjadi ajang unjuk gigi pembalap nasional dan talenta muda. Pada ITCR 1200: M. Andri Abriansyah (Honda Racing Indonesia) mendominasi. Di ITCR 1500, Fitra Eri (privateer DKI Jakarta) unggul. Subaru BRZ Super Series, Rio S.B. (Rizqy Motorsport) finish pertama. Untuk Time Attack, Yasuo Senna Irawan (Radical SR-10) mencatat waktu tercepat

Di Race 2, ITCR 1200, Avila Bahar bangkit jadi juara. Kemudian, di ITCR 3600, Alvin Bahar kembali tak tertandingi. Pada Subaru BRZ Super Series PRO, Dimas Agil (Dewa United Motorsport) berhasil memimpin. Sementara untuk Krida Agya OMR, H. Doni Damara menang dua kali berturut-turut.

Baca Juga:   The Lantis Hadirkan Ambang Rindu, Lagu Penuh Kejujuran dari Suara Hati

Keberhasilan MFoS 2025 membuktikan bahwa ajang sport tidak hanya berorientasi pada hiburan atau prestasi, tetapi juga dapat menjadi sarana pembangunan berkelanjutan. Perpaduan antara balapan kompetitif, aktivitas komunitas, dan partisipasi pelaku ekonomi kreatif menciptakan ekosistem yang hidup.

Dengan dukungan dari IMI Pusat, IMI NTB, MGPA, dan ITDC, Mandalika terus membuktikan dirinya bukan sekadar sirkuit internasional, melainkan sebuah platform sportainment nasional yang menjadi jantung ekonomi, pariwisata, dan ekspresi budaya Indonesia. (BC5)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini