The Golo Mori Punya Dua Atraksi Baru yang Seru: Tarian Legenda dan BBQ di Pinggir Pantai!

0
283
Golo Mori
Pertunjukan budaya di The Golo Mori. (ist)

Labuan Bajo, balibercerita.com –
Kawasan The Golo Mori kini tak hanya dikenal sebagai destinasi MICE bertaraf internasional, tetapi juga sebagai panggung baru bagi seni dan budaya lokal Labuan Bajo. Dua program andalan yang baru saja diluncurkan, yakni pertunjukan seni “The Legend of Golo Mori Hill” dan festival kuliner NUKA Grill Fest, menjadi wujud nyata dari komitmen kawasan ini dalam mengangkat nilai-nilai lokal melalui pendekatan kontemporer yang menarik wisatawan.

Resmi dimulai pada 21 Juli 2025, dua atraksi ini bukan sekadar hiburan, tetapi medium pelestarian dan penyebaran cerita rakyat serta cita rasa khas Labuan Bajo kepada dunia. Melalui kerja sama dengan Sanggar Tate Kind Art, pertunjukan “The Legend of Golo Mori Hill” menyuguhkan kisah asal-usul kawasan Golo Mori dalam bentuk tarian teaterikal yang memadukan kekuatan narasi tradisional dan estetika modern.

Baca Juga:   BLiP, Layanan Internet Terbaik untuk Bisnis Kafe dan Resto

Digelar rutin setiap Minggu sore di Teno Amphitheater GMCC, pertunjukan ini melibatkan seniman muda lokal dan menjadi wadah regenerasi budaya yang berkelanjutan. “Pertunjukan ini adalah jendela bagi wisatawan untuk memahami makna Golo Mori yang sesungguhnya, bukan hanya dari sisi visual alamnya, tetapi juga dari warisan kisah dan nilai yang diturunkan dari generasi ke generasi,” ujar Wahyuaji Munarwiyanto, General Manager The Golo Mori.

Baca Juga:   Sanggar Pancer Langiit Tawarkan Pertunjukan Seni Sebagai Daya Tarik Wisata

Sebagai pelengkap pengalaman, NUKA Grill Fest menghadirkan pesta kuliner yang menyoroti kekayaan laut dan hasil bumi Labuan Bajo. Digelar di NUKA Beach Club setiap Minggu malam, festival ini menyajikan berbagai hidangan BBQ lokal dalam suasana pantai yang santai dengan latar matahari terbenam. Lebih dari sekadar santapan, acara ini menjadi ruang interaksi sosial dan apresiasi terhadap hasil kerja nelayan dan petani lokal.

Kedua program ini pertama kali diperkenalkan saat Travel Agent Gathering pada Oktober 2024, dan mendapat sambutan positif dari pelaku industri wisata. GMCC, melalui operator ITDC Nusantara Utilitas, menjadikan program ini bagian dari misi kawasan untuk mendorong pariwisata berkelanjutan berbasis kolaborasi dan pemberdayaan masyarakat.

Baca Juga:   Mandalika Korpri Fun Night Run 2025 Siap Hadirkan 7.500 Pelari di Sirkuit Mandalika

Dengan menggandeng komunitas lokal dan memprioritaskan konten budaya, The Golo Mori menjawab tantangan pariwisata modern: menghadirkan pengalaman autentik yang bermakna. Langkah ini sejalan dengan strategi pengembangan dari InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) Group, yang ingin menjadikan The Golo Mori bukan hanya sebagai lokasi event, tapi sebagai destinasi hidup yang bernyawa.

“Lewat seni, cerita rakyat, dan kuliner, kami membuka ruang bagi masyarakat lokal untuk menjadi bagian dari cerita besar pariwisata Labuan Bajo. Ini bukan hanya tentang menarik wisatawan, tapi tentang membangun identitas bersama,” kata Wahyuaji. (BC5)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini