BMKG Keluarkan Peringatan Dini, Pasang Laut Maksimum Pesisir Bali pada 2 hingga 9 Maret

0
174
BMKG pasang air laut
Kawasan pesisir Kabupaten Gianyar. (BC13)

balibercerita.com –
Warga pesisir Bali diminta meningkatkan kewaspadaan. BMKG melalui Balai MKG Wilayah III mengeluarkan peringatan dini potensi pasang maksimum air laut yang dapat memicu banjir rob pada 2–9 Maret 2026.

Kepala Balai MKG Wilayah III, Cahyo Nugroho menjelaskan, fenomena fase Perigee pada 25 Februari yang beriringan dengan bulan purnama pada 3 Maret berpotensi meningkatkan ketinggian muka air laut secara signifikan. Kondisi ini dapat menyebabkan genangan air laut masuk ke daratan di sejumlah wilayah pesisir.

Baca Juga:   Tak Wajib Tes Covid-19, Ini Persyaratan Baru Bagi PPDN

Daerah yang berpotensi terdampak meliputi pesisir selatan Kabupaten Tabanan, pesisir Kabupaten Badung, pesisir Kota Denpasar, pesisir Kabupaten Gianyar, hingga pesisir selatan Kabupaten Klungkung. Waktu terjadinya pasang maksimum berbeda di tiap lokasi, sehingga masyarakat diminta terus memantau perkembangan informasi terbaru.

Baca Juga:   Naik, Tarif Jalan Tol Bali Mandara 

Potensi banjir rob diperkirakan dapat mengganggu aktivitas masyarakat, mulai dari kegiatan di pelabuhan dan bongkar muat, permukiman pesisir, hingga usaha tambak garam dan perikanan darat. “Warga di kawasan pesisir diharapkan siaga dan mengantisipasi dampak yang mungkin terjadi,” tegas Cahyo.

Baca Juga:   Jadi Titik Terendah, Jalan Wana Segara Kuta Dilanda Banjir Berkepanjangan

BMKG mengimbau masyarakat untuk rutin memantau informasi cuaca maritim melalui kanal resmi BMKG, baik website, media sosial, layanan telepon maupun aplikasi Info BMKG guna meminimalkan risiko kerugian. (BC5)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini