Perumda Air Minum Tirta Mangutama Catat Kinerja Positif 2025, Pelanggan Tembus 83 Ribu Sambungan

0
5
Kinerja positif
Wayan Suyasa. (ist)

balibercerita.com
Perumda Air Minum Tirta Mangutama Kabupaten Badung mencatatkan kinerja yang positif sepanjang tahun 2025. Di bawah visi “Terwujudnya Pelayanan Prima Menuju Perusahaan Berstandar Internasional”, perusahaan daerah ini berhasil melampaui sejumlah target pelayanan, memperluas jumlah pelanggan, serta terus melakukan investasi untuk mendukung peningkatan layanan air minum di Badung.

Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Perumda Air Minum Tirta Mangutama, Wayan Suyasa menjelaskan bahwa penambahan pelanggan selama tahun 2025 mencapai 3.192 sambungan atau 106,40 persen dari target sebanyak 3.000 sambungan. Dengan capaian tersebut, jumlah pelanggan hingga akhir tahun tercatat sebanyak 83.481 pelanggan, melampaui target 82.519 pelanggan atau mencapai 101,17 persen.

Pada aspek cakupan pelayanan, realisasi mencapai 62,76 persen dari target 62,92 persen atau sebesar 99,74 persen. Sementara, volume produksi air mencapai 47.965.435 meter kubik, lebih tinggi dari target 47.754.334 meter kubik atau sebesar 100,44 persen.

Untuk distribusi air, realisasi mencapai 40.816.679 meter kubik dari target 41.880.551 meter kubik atau sebesar 97,46 persen. Adapun volume air terjual mencapai 27.809.096 meter kubik dibanding target 28.427.166 meter kubik dengan tingkat pencapaian 97,83 persen.

Di sisi efisiensi pengelolaan jaringan, tingkat kehilangan air atau non-revenue water (NRW) berhasil ditekan menjadi 31,87 persen, lebih baik dibanding target 32,12 persen. Capaian tersebut setara 100,80 persen dari target yang ditetapkan dan menunjukkan peningkatan efektivitas pengelolaan serta pengawasan distribusi air.

Dari sisi pendapatan, Perumda Air Minum Tirta Mangutama mencatat tren pertumbuhan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Pendapatan perusahaan pada tahun 2021 sebesar Rp150,85 miliar, meningkat menjadi Rp190,90 miliar pada tahun 2022, kemudian Rp253,12 miliar pada tahun 2023, dan Rp282,62 miliar pada tahun 2024. Pada tahun 2025 pendapatan tercatat sebesar Rp280,07 miliar.

Sementara itu, laba perusahaan juga menunjukkan perkembangan positif. Pada tahun 2020 laba tercatat sebesar Rp14,04 miliar, tahun 2021 sebesar Rp1,30 miliar, tahun 2022 sebesar Rp16,39 miliar, tahun 2023 sebesar Rp45,74 miliar, tahun 2024 sebesar Rp49,19 miliar, dan tahun 2025 sebesar Rp38,46 miliar.

Baca Juga:   Dampingi Bupati, Ketua DPRD Badung Anom Gumanti Hadiri Pisah Sambut Kapolresta Denpasar

Menurut Suyasa, penurunan laba pada tahun 2025 dipengaruhi oleh meningkatnya beban penyusutan aset seiring bertambahnya investasi perusahaan. Beberapa aset yang mengalami penyusutan antara lain pembangunan reservoir senilai sekitar Rp53 miliar, pembangunan kantor, jaringan distribusi, serta fasilitas perpompaan. “Penyusutan mengikuti investasi yang dilakukan perusahaan. Hal ini juga berdampak terhadap rasio keuangan,” jelasnya.

Berdasarkan hasil penilaian kinerja, Perumda Air Minum Tirta Mangutama memperoleh nilai 69,31 pada tahun 2025. Angka tersebut meningkat dibandingkan tahun 2020 yang sebesar 58,4. Nilai tertinggi yang pernah dicapai perusahaan tercatat sebesar 77,86. Berdasarkan Kepmendagri, capaian tersebut masuk kategori baik, sementara berdasarkan penilaian Kementerian PUPR termasuk kategori sehat.

Hingga tahun 2024, total penyertaan modal yang diterima Perumda Air Minum Tirta Mangutama mencapai Rp334,12 miliar. Pada tahun 2025 perusahaan tidak memperoleh tambahan penyertaan modal, sedangkan pada tahun sebelumnya terdapat dukungan aset berupa reservoir dan infrastruktur lainnya.

Kontribusi perusahaan terhadap pendapatan asli daerah (PAD) juga terus meningkat melalui setoran dividen. Pada tahun 2020 dividen yang disetorkan sebesar Rp14,05 miliar, tahun 2022 sebesar Rp715 juta, tahun 2023 sebesar Rp9,01 miliar, tahun 2024 sebesar Rp25,15 miliar, dan hingga tahun 2025 mencapai Rp27,05 miliar.

Dari sisi cakupan pelayanan wilayah, Kecamatan Petang tercatat sebesar 66,07 persen, Abiansemal 31,92 persen, Mengwi 36,15 persen, Badung Kota 55,51 persen, serta Kuta dan Kuta Selatan mencapai 92,95 persen. Secara keseluruhan cakupan pelayanan Perumda Air Minum Tirta Mangutama mencapai 62,76 persen.

Wayan Suyasa menjelaskan bahwa cakupan pelayanan sulit mencapai 100 persen karena pertumbuhan penduduk, aktivitas ekonomi, dan pembangunan yang terus meningkat setiap tahun. “Karena itu business plan harus selalu mempertimbangkan perkembangan dan dinamika masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga:   Ganggu Kenyamanan Tamu Resort, WNA Rusia Direkomendasikan Dideportasi

Jumlah pelanggan juga menunjukkan tren peningkatan dari tahun ke tahun. Pada tahun 2020 jumlah pelanggan tercatat 74.649 sambungan, tahun 2021 sebanyak 75.103 sambungan, tahun 2022 sebanyak 75.455 sambungan, tahun 2023 sebanyak 78.041 sambungan, tahun 2024 sebanyak 80.792 sambungan, dan tahun 2025 mencapai 83.481 sambungan.

Menurutnya, kebutuhan air di Kabupaten Badung tidak hanya dipengaruhi oleh jumlah penduduk yang mencapai sekitar 535 ribu jiwa, tetapi juga oleh jutaan wisatawan yang datang melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai setiap tahunnya. Tingginya tingkat okupansi hotel, restoran, dan sektor pariwisata turut mendorong peningkatan kebutuhan air bersih dan berdampak pada pertumbuhan pelanggan.

Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, Perumda Air Minum Tirta Mangutama mengandalkan berbagai sumber produksi air yang terdiri dari empat sumber air permukaan, 12 mata air, dan 29 sumur bor. Dari empat sumber air permukaan tersebut, 2 dikelola sendiri dan 2 lainnya diperoleh melalui kerja sama pemanfaatan sumber air Penet dan Petanu. Ke depan, perusahaan berupaya memaksimalkan pemanfaatan air permukaan melalui pembangunan dan pengembangan sistem pengolahan air agar sumber daya air yang selama ini mengalir ke laut dapat dimanfaatkan secara optimal bagi kebutuhan masyarakat.

Selain memperkuat kapasitas produksi, Perumda Air Minum Tirta Mangutama juga terus melakukan transformasi layanan melalui digitalisasi. Berbagai inovasi yang telah diterapkan antara lain Omni Channel Customer Service, sistem e-billing, serta digital payment dengan penambahan berbagai titik pembayaran secara daring.

Perusahaan juga mengoptimalkan Sistem Informasi Layanan Konsumen (SILK) untuk mempercepat penanganan pengaduan pelanggan. Dukungan Tim Unit Reaksi Cepat yang siaga selama 24 jam dan keberadaan Tirta Mangutama Command Center (TMCC) semakin memperkuat respons perusahaan terhadap berbagai gangguan layanan.

Di bidang sumber daya manusia, perusahaan secara rutin menggelar pelatihan service excellent bagi petugas layanan dan lapangan. Program tersebut diperkuat dengan penerapan sistem reward and punishment serta survei kepuasan pelanggan secara berkala sebagai bahan evaluasi peningkatan kualitas pelayanan.

Baca Juga:   Di Puncak Mangu, Laksana Becik Kembali Gelar Aksi Kebersihan

Pada aspek teknis, Perumda Air Minum Tirta Mangutama telah menerapkan digitalisasi pembacaan meter pelanggan berbasis koordinat GPS guna meningkatkan akurasi pencatatan penggunaan air. Selain itu, penerapan Smart Meter atau Automatic Meter Reading (AMR) mulai dilakukan secara bertahap, khususnya untuk pelanggan sektor niaga dan industri agar pemantauan pemakaian air dapat dilakukan secara lebih akurat dan real time.

Sementara itu, sepanjang tahun 2026 perusahaan juga terus menjalankan berbagai program Corporate Social Responsibility (CSR) yang berfokus pada pelestarian lingkungan, edukasi masyarakat, dan dukungan terhadap pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Badung.

Program yang dijalankan antara lain pendampingan pembuatan sumur pemanen air hujan bekerja sama dengan Politeknik Negeri Bali yang kini memasuki tahun ketiga pelaksanaan. Perusahaan juga menggelar kegiatan Water Education dalam rangka Hari Air Sedunia 2026 untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga sumber daya air.

Di bidang lingkungan, perusahaan menyalurkan tong komposter kepada masyarakat guna mendukung pengelolaan sampah organik rumah tangga secara mandiri dan ramah lingkungan. Selain itu, Perumda Air Minum Tirta Mangutama menyerahkan 100 galon Ballis kepada TPST Mengwitani sebagai dukungan terhadap upaya pengurangan sampah plastik sekali pakai melalui penggunaan air minum isi ulang.

Dalam rangka memperingati Hari Kartini, perusahaan juga menyalurkan 30 galon Ballis di Gedung Giri Nata sebagai bentuk partisipasi dalam mendukung kegiatan masyarakat sekaligus mengampanyekan penggunaan wadah minum yang lebih ramah lingkungan. Melalui berbagai inovasi layanan, penguatan infrastruktur, peningkatan kualitas SDM, serta pelaksanaan program CSR yang berkelanjutan, Perumda Air Minum Tirta Mangutama berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan air minum sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan Kabupaten Badung. (BC5)