ASUS ExpertBook Diperkenalkan di Bali, Laptop Ringan dengan Ketahanan Ekstrem dan AI Tanpa Internet

0
12
ASUS ExpertBook
Penuangan air di keyboard ASUS ExpertBook Ultra. (BC5)

balibercerita.com –
ASUS membawa laptop bisnis flagship terbarunya, ASUS ExpertBook Ultra ke Bali. Diperkenalkan dalam acara di Swiss-Belhotel Bali Pecatu Graha pada Kamis (30/7), laptop yang sebelumnya meluncur secara nasional pada 26 Mei 2026 ini hadir dengan kombinasi desain super ringan, performa kelas workstation, teknologi AI, serta ketahanan berstandar militer.

Untuk menunjukkan ketangguhannya, ASUS langsung melakukan serangkaian uji ekstrem di hadapan peserta. Keyboard disiram air namun tetap berfungsi normal. Laptop juga mampu menahan beban hingga 100 kilogram, digantung menggunakan barbel, dijatuhkan ke lantai, hingga layar ditutup dengan keras. Seluruh pengujian tersebut dilewati tanpa mengurangi performanya.

ASUS juga menampilkan video pengujian berstandar militer yang memperlihatkan laptop tetap bertahan dalam berbagai kondisi ekstrem, termasuk simulasi terjatuh saat penerjunan. Layarnya juga tetap nyaman digunakan di area pegunungan maupun di bawah sinar matahari langsung berkat tingkat kecerahan yang tinggi.

Commercial Technical PR ASUS Indonesia, Said Dahda mengatakan, ExpertBook Ultra dirancang sebagai laptop bisnis yang mampu mendukung produktivitas modern melalui AI offline, seamless efficiency, dan intelligent security. Diperkenalkan secara global pada Januari 2026, ExpertBook Ultra menyasar kalangan pebisnis, entrepreneur, hingga content creator yang membutuhkan perangkat tipis, ringan, tetapi tetap bertenaga.

Baca Juga:   Tekankan Penyatuan Siwa-Durga, Yoga Tertawa Bali Gelar Renungan dan Doa untuk Bali Harmoni

Dari sisi desain, laptop ini mengusung konsep Ultra Design dengan sentuhan aerospace aesthetic dan tersedia dalam pilihan warna jet fog serta morn grey. Bodinya menggunakan material AZ31B magnesium-aluminum alloy berstandar aerospace yang diproses dengan teknologi CNC. Material tersebut dipadukan dengan ASUS Nano Ceramic Technology yang memiliki tingkat kekerasan hingga 9H, diklaim lima kali lebih kuat dibanding standar industri, serta dilengkapi lapisan antikarat.

Salah satu daya tarik utamanya adalah bobot yang hanya 0,99 kilogram untuk versi POLED dengan ketebalan 10,9 milimeter, menjadikannya salah satu laptop bisnis paling ringan di kelasnya. Tak hanya ringan, performanya juga menjadi nilai jual utama.

ExpertBook Ultra ditenagai prosesor hingga Intel Core Ultra X9-388H dengan NPU 50 TOPS dan total performa AI platform hingga 180 TOPS. Kemampuan ini memungkinkan laptop menjalankan model AI generatif, penerjemahan real-time, hingga large language model (LLM) secara lokal tanpa koneksi internet sehingga privasi data tetap terjaga sekaligus mengurangi ketergantungan pada layanan cloud.

Laptop ini juga didukung grafis hingga Intel Arc B390, RAM LPDDR5X hingga 64 GB berkecepatan 9.600 MT/s, serta penyimpanan SSD PCIe Gen 5 hingga 2 TB yang menawarkan kecepatan baca lebih dari 14.000 MB per detik. Kombinasi tersebut membuat proses membuka file berukuran besar, pengolahan video 4K, visualisasi data 3D, hingga komputasi AI berlangsung sangat cepat.

Baca Juga:   Tren SUV Listrik Meningkat Seiring Kenaikan BBM dan Geopolitik

Di sektor layar, ASUS menghadirkan panel 14 inch 3K tandem OLED dengan refresh rate 120Hz, tingkat kecerahan hingga 1.400 nits HDR, cakupan warna 100 persen DCI-P3, serta sertifikasi VESA DisplayHDR True Black 1000. Teknologi Tandem OLED diklaim mampu menghasilkan kecerahan tiga kali lebih tinggi dengan konsumsi daya 40 persen lebih hemat dibanding OLED konvensional.

Lapisan Corning Gorilla Glass Victus yang dipadukan dengan Corning Gorilla Matte mampu mengurangi pantulan cahaya hingga 80 persen sekaligus memberikan pengalaman melihat layar yang lebih nyaman saat bekerja di luar ruangan.

Untuk menjaga performa tetap stabil, ASUS membekali ExpertBook Ultra dengan sistem pendingin ExpertCool Pro Technology yang mampu mempertahankan daya prosesor hingga 50 watt tanpa mengalami penurunan performa (thermal throttling), bahkan saat laptop digunakan dalam kondisi layar tertutup atau terhubung ke docking station.

Keyboard full-size dengan lampu latar juga telah memiliki fitur water spill-resistant, key travel 1,5 mm, serta lapisan UV khusus yang tahan terhadap sidik jari, noda, dan bahan pembersih kimia. Sementara touchpad kaca berukuran 110 cm² sudah menggunakan teknologi haptic dengan enam sensor tekanan sehingga memberikan respons yang lebih presisi dan senyap.

Baca Juga:   Dimulai Tahun 2016, Begini Sejarah Lahirnya Bali Tattoo Expo

Untuk konektivitas, laptop ini menyediakan dua port Thunderbolt 4, dua USB-A 3.2 Gen 2, HDMI 2.1, jack audio 3,5 mm, dukungan Wi-Fi 7 dan Bluetooth 6.0, sehingga pengguna dapat bekerja tanpa perlu membawa banyak adaptor tambahan.

Di sektor multimedia, ExpertBook Ultra dibekali enam speaker dengan Dolby Atmos, mikrofon AI Noise Canceling, serta baterai 70 Wh yang diklaim mampu bertahan hingga 26 jam dalam sekali pengisian daya. Pengisian cepat juga memungkinkan baterai terisi 50 persen hanya dalam waktu sekitar 30 menit.

ASUS juga memperkuat sisi keamanan melalui paket ExpertGuardian yang mencakup Microsoft Pluton, TPM 2.0, dual self-healing BIOS, sensor sidik jari, Windows Hello IR, penutup webcam fisik, hingga fitur Chassis Intrusion Alert. Laptop ini juga telah memenuhi standar keamanan NIST SP 800-193 untuk melindungi perangkat dari serangan terhadap firmware.

Dengan perpaduan desain ultra-ringan, performa AI kelas workstation, daya tahan berstandar militer, serta sistem keamanan berlapis, ASUS ExpertBook Ultra diposisikan sebagai perangkat premium untuk para profesional yang membutuhkan mobilitas tinggi tanpa harus mengorbankan performa. (BC5)