ASUS ExpertBook Ultra, Laptop Bisnis Flagship dengan Performa Ngebut Tapi Badak

0
1
ASUS Expertbook
ASUS ExpertBook Ultra. (BC5)

balibercerita.com –
ASUS Indonesia resmi menghadirkan ASUS ExpertBook Ultra, laptop bisnis flagship terbaru yang ditujukan khusus bagi kalangan C-level executives dan business founder. Mengusung slogan “The Flagship of The Industry. Period.”, perangkat ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman komputasi premium melalui perpaduan teknologi hardware, software, keamanan, hingga daya tahan dalam desain yang sangat tipis dan ringan.

ASUS ExpertBook Ultra menjadi laptop bisnis thin and light pertama yang menggabungkan seluruh teknologi komputasi mutakhir ke dalam bodi dengan ketebalan mulai 1,09 cm dan bobot mulai 0,99 kg, namun tetap menghadirkan pengalaman mengetik yang tactile dan nyaman. Laptop ini dibekali panel Tandem OLED, yang diklaim sebagai teknologi layar terbaik di industri saat ini.

Pengalaman multimedia juga diperkuat dengan sistem audio enam speaker yang terdiri dari dual-magnetic woofer dan dua dedicated tweeter, menghasilkan bass lebih dalam dan detail suara yang kaya. ASUS turut menyematkan haptic touchpad enam sensor yang memberikan sensasi klik fisik melalui permukaan kaca yang halus.

Dari sisi performa, ASUS ExpertBook Ultra menjadi laptop bisnis pertama di Indonesia yang menggunakan prosesor Intel Core Ultra X7 Series 3. Dipadukan dengan teknologi pendinginan ExpertCool Pro, laptop ini mampu bekerja stabil hingga TDP 50 Watt, sehingga menawarkan performa komputasi, grafis, dan AI on-device yang lebih tinggi dibandingkan laptop ultra tipis pada umumnya.
Dengan seluruh teknologi terbaik tersebut, ASUS mengusung filosofi “Make the impossible, possible”, menghadirkan fitur lengkap dalam ruang yang sangat terbatas.

Baca Juga:   GWK Bali Countdown Diharapkan Jadi Ajang Promosi UMKM dan EO Lokal

Ditujukan untuk Pemimpin Bisnis
Dalam lanskap bisnis modern yang bergerak cepat, memilih perangkat komputasi kini menjadi investasi strategis bagi perusahaan. Para eksekutif membutuhkan laptop yang tidak hanya memiliki performa tinggi, tetapi juga menawarkan keamanan tingkat enterprise, mobilitas maksimal, dan integrasi kecerdasan buatan yang mulus.

ASUS menempatkan ExpertBook Ultra sebagai laptop bisnis flagship yang siap menantang dominasi kompetitor seperti Lenovo ThinkPad X1 Carbon Gen 13 Aura Edition, Dell Latitude 7450 Premium, HP EliteBook Ultra G1i AI 14, hingga Apple MacBook Air M4 13 inci. ASUS mengklaim perangkat ini menawarkan kemampuan yang lebih baik secara signifikan dibandingkan para pesaingnya.

Performa AI Generasi Terbaru
Commercial Director ASUS Indonesia, Eric Khoven mengatakan, ASUS ExpertBook Ultra dibangun sebagai fondasi era baru Copilot+ PC. “Sebagai fondasi era baru Copilot+ PC, ASUS ExpertBook Ultra mengandalkan prosesor hingga Intel Core Ultra X9 Processor 388H generasi terbaru yang dipadukan dengan Neural Processing Unit atau NPU yang mampu menghasilkan performa hingga 50 Trillion Operations Per Second (TOPS),” ujar Eric.

Ia menjelaskan, sebagian besar laptop flagship kompetitor di Indonesia masih menggunakan Intel Core Ultra 7 Series 2 dengan kemampuan AI NPU hingga 48 TOPS. “Langkah ASUS untuk langsung memanfaatkan teknologi mutakhir di lini laptop bisnis kelas flagship merupakan langkah yang sulit diikuti oleh kompetitor di Indonesia,” katanya.

Menurut Eric, dalam skenario multitasking korporat seperti rapat virtual melalui Teams sambil mengolah ribuan baris data di Excel dan mengawasi ratusan halaman presentasi PowerPoint, ASUS ExpertBook Ultra mampu menjalankannya tanpa hambatan.
“Saat mengaktifkan notulen otomatis berbasis AI, efisiensi chip yang digunakan juga sangat terasa,” tambahnya.

Baca Juga:   Icon Bali Siap Rayakan Ulang Tahun Pertama dengan Icon Beach Festival dan Penampilan Pagaehun

Melalui fitur ASUS AI ExpertMeet, proses transkripsi, penerjemahan bahasa, hingga optimasi kamera web dijalankan langsung oleh NPU. Dengan demikian, prosesor utama tetap bekerja lebih ringan, suhu perangkat tetap dingin, konsumsi daya lebih hemat, sekaligus memberikan performa AI lokal yang lebih unggul.

ASUS juga menghadirkan Zenni Claw, sebuah tools yang memungkinkan penerapan agentic AI secara lokal maupun cloud dengan menghubungkan layanan seperti Anthropic, OpenAI, maupun Google Gemini.

Keunggulan lain yang menjadi sorotan adalah layar Tandem OLED 14 inci dengan tingkat kecerahan hingga 1.400 nits. Teknologi tersebut sangat membantu eksekutif yang harus melakukan presentasi di luar ruangan atau area dengan paparan sinar matahari langsung.

“Bayangkan kalau Anda seorang eksekutif yang harus melakukan presentasi mendadak di area luar ruangan kafe atau bandara dengan paparan cahaya matahari langsung. ASUS ExpertBook Ultra mendominasi skenario ini berkat terobosan layar tandem OLED berukuran 14 inci dengan tingkat kecerahan puncak mencapai 1.400 nits,” ujarnya.

Teknologi tandem OLED membuat dokumen hukum, grafik finansial, maupun materi presentasi tetap terlihat tajam dan mudah dibaca meski berada di bawah cahaya terang. “Keberanian ASUS membawa teknologi tandem OLED ke dalam segmen laptop kerja merupakan lompatan industri yang masif. Teknologi ini tidak hanya menggandakan kecerahan tetapi juga memperpanjang usia pakai panel secara drastis dari risiko burn-in yang sering menghantui layar OLED konvensional,” kata Eric.

Baca Juga:   Lima Wahana The Big Bounce Bali, Harga Tiket dari Rp50 Ribu hingga Rp250 Ribu

Selain performa, ASUS ExpertBook Ultra juga menawarkan ketahanan fisik tinggi melalui sasis premium yang telah memenuhi standar militer US MIL-STD 810H. Laptop berbobot sekitar 1,1 kilogram ini bahkan diklaim mampu menahan tekanan hingga 100 kilogram. “Bukan untuk show-off, akan tetapi daya tahan terhadap tekanan hingga 100 kg atau lebih akan sangat berguna saat laptop ditempatkan di dalam tas dan terhimpit dokumen-dokumen lain saat dalam perjalanan bisnis,” jelas Eric.

Dari sisi keamanan, ASUS membekali perangkat ini dengan sistem ASUS ExpertGuardian yang telah mengantongi sertifikasi NIST Level-4. Sistem tersebut menghadirkan enkripsi data berlapis di level perangkat keras untuk melindungi data sensitif perusahaan. “Secara fisik, laptop memang bisa dicuri. Tetapi data-data yang tersimpan di dalam ASUS ExpertBook Ultra tidak akan dapat diambil oleh pihak yang tidak berwenang, meskipun SSD yang terpasang di dalamnya diambil dan dipasang ke laptop lain,” tegas Eric.

Dengan kombinasi layar Tandem OLED paling terang di kelasnya, keamanan enterprise, sertifikasi militer, serta kemampuan pemrosesan AI hingga 50 TOPS, ASUS meyakini ExpertBook Ultra layak menyandang predikat The Flagship of the Industry sekaligus menjadi laptop bisnis premium yang siap mendukung produktivitas para pemimpin industri dan profesional modern di era agentic AI dan on-device AI. (BC5)