
balibercerita.com –
Suasana khidmat mewarnai pelaksanaan prosesi maajar-ajar Ida Sesuhunan Dadia Arya Dauh Bale Agung, Desa Adat Alas Ngandang, Kecamatan Rendang, Karangasem, di Pura Hulundanu Batur, Desa Adat Songan, Kecamatan Kintamani, Bangli, Minggu (13/9). Prosesi keagamaan tersebut diikuti ratusan krama Desa Adat Alas Ngandang.
Rombongan berangkat dari Karangasem menggunakan truk dan sejumlah kendaraan roda empat. Setibanya di sekitar SMPN 4 Kintamani, rombongan mendapat sambutan dari pemangku, paduluan, dan krama Desa Adat Songan.
Selanjutnya, pralingga Ida Sesuhunan dipundut untuk kemudian di-iring menuju Pura Hulundanu Batur dengan berjalan kaki. Jarak yang ditempuh sekitar 2 kilometer. Sepanjang perjalanan, krama Desa Adat Alas Ngandang dan Desa Adat Songan bersama-sama mengiringi prosesi hingga rombongan tiba di penataran Pura Hulundanu Batur.
Kelian Dadia Arya Dauh Bale Agung, I Nengah Warsa, didampingi Bendesa Adat Alas Ngandang mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian yadnya ngenteg linggih di Pura Dadia Arya Dauh Bale Agung, Desa Adat Alas Ngandang, yang puncaknya pada Anggara Kasih Prangbakat, 24 Desember 2024.
Menurut Warsa, maajar-ajar merupakan salah satu tahapan penting dalam rangkaian yadnya. Prosesi ini sekaligus menjadi bentuk penghormatan dan bhakti kepada Ida Sesuhunan yang berstana di Pura Hulundanu Batur.
Ia menjelaskan, kedatangan ke Pura Hulundanu Batur juga menjadi kesempatan bagi krama untuk memanjatkan doa dan memohon tuntunan, kerahayuan, keselamatan, serta keharmonisan. Terlebih, saat ini di Pura Hulundanu Batur tengah digelar rangkaian Tawur Agung Manca Wali Krama.
Warsa turut menyampaikan penghargaan kepada seluruh krama atau pangemong Pura Hulundanu Batur atas sambutan yang diberikan kepada rombongan. Menurutnya, sejak tiba di wilayah Songan, rombongan telah mendapat sambutan hangat dari pemangku, paduluan, hingga krama Desa Adat Songan. “Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh krama atau pangemong Pura Hulundanu Batur yang sudah menyambut kami dengan sangat hangat,” katanya.
Ia berharap prosesi tersebut dapat semakin memperkuat hubungan antara krama Dadia Arya Dauh Bale Agung Desa Adat Alas Ngandang dan krama Desa Adat Songan selaku pangemong Pura Hulundanu Batur.
Sementara itu, setelah tiba di Pura Hulundanu Batur, rombongan melanjutkan dengan persembahyangan dan berbagai prosesi keagamaan sesuai tata titi serta dresta yang berlaku. Krama dari kedua desa adat tampak mengikuti seluruh rangkaian dengan penuh khidmat. (BC13)













