Mangupura, balibercerita.com –
Klub motor kustom bergenre Cafe Racer, Dewata Rockers MG tahun ini memasuki usia 8 tahun. Puncak perayaan HUT ke-8 digelar di Tipsy Lion, Jalan Nakula, Legian, 26 Agustus lalu.
Dewata Rockers MG lahir di Canggu, Kuta Utara, Badung pada 2015. Didirikan oleh Eko Fitrianto dan Bagus Setiawan Rahardjo, klub motor ini sudah melebarkan sayapnya hingga di Jawa Timur dan Nusa Tenggara Barat.
HUT ke-8 klub yang masih konsisten dengan Cafe Racer Culture ini mengangkat tema infinity and synergy. Infinity artinya tiada berbatas dalam perjalanan, pola pikir, serta ide positif yang luas dan tidak pernah putus rasa. “Synergy, sebagai klub motor yang lahir di Pulau Dewata yang harus bersinergi dengan budaya, alam, lingkungan, keluarga, masyarakat, dan tentunya Tuhan Yang Maha Esa,” ungkap Ketua Umum Dewata Rockers MG Dwi Bagus Herlambang yang akrab disapa Beng-Beng.
Acara diawali dengan sembahyang bersama dan dilanjutkan dengan rolling thunder melewati pusat Kota Denpasar hingga Pantai Kuta. Kegiatan diikuti puluhan penggemar motor kustom dan seluruh member Dewata Rockers MG.
Acara berlangsung sangat meriah karena diramaikan juga dengan exhibition caferacer, bazaar otomotif, Bold Riders Corner, pemutaran short video perjalanan Dewata Rockers MG yang berkolaborasi dengan salah satu seniman Bali, Apel Hendrawan.
Sebanyak 70 klub motor di Bali, Jawa, dan Nusa Tenggara pun turut menghadiri acara ulang tahun ini. Hadiah terus dibagikan kepada bikers yang hadir pada malam hari itu. Acara makin semarak dengan penampilan band asal Bali yakni Nymphea dan White Swan. Penampilan Radio Koplo menjadi penutup pesta malam itu.
Arditya Suksma Chandra selaku Ketua Panitia mengucapkan terima kasih kepada bikers dan undangan yang hadir di puncak acara HUT. “Dengan sudah berlangsungnya seluruh rangkaian acara ini, kami berharap dunia otomotif khususnya kustom di Bali membawa image positif di masyarakat bahwa anak motor masih tetap menjaga budaya Bali, tetap berkreasi, dan menjadi contoh baik dalam berlalu lintas di jalan raya. (BC10)
















