Angkat Isu Pentingnya Kesehatan Mental, Widya Saraswati Ternyata Jegeg Unud 2022

0
303
Widya Saraswati
Anak Agung Sagung Istri Nanda Widya Saraswati. (BC5)

Denpasar, balibercerita.com – 

Pentingnya menjaga kesehatan mental menjadi isu yang disuarakan oleh Anak Agung Sagung Istri Nanda Widya Saraswati (20), dalam grand final Pemilihan Putri Indonesia Bali 2023 yang dilaksanakan di Balai Budaya Giri Nata Mandala Puspem Badung, Kamis (24/2). Hal tersebut linier dengan statusnya yang merupakan mahasiswa semester V jurusan Psikolog Universitas Unud. Ia mengaku akan bersinergi dengan pemerintah, untuk bisa lebih maksimalkan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya kesadaran menjaga kesehata mental. Dengan mental yang kuat dan fisik yang kuat, maka kestabilan hidup akan dapat tercapai.

Dalam orasinya di hadapan para juri dan tamu undangan, dara asal kota Denpasar ini menyampaikan bahwa 91 persen masyarakat di Indonesia tidak tertangani masalah mentalnya. Kesehatan menurutnya bukan hanya mencakup fisik, tapi juga mental. Sehingga ketika berbicara sehat, bukan hanya fisik yang diutamakan, tapi juga perlu kesehatan mental. 

Baca Juga:   Sukseskan G20, Jalan Tol Bali Mandara Dipermak

Untuk mewujudkan kesehatan mental itu tentu perlu dukungan. Untuk itu, bersama-sama dengan organisasi pemberdayaan manusia, ia yakin advokasi Laksamana Jiwa berkomitmen mengedukasi dan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya kesehatan mental. “Memiliki kesehatan mental yang baik bukanlah tujuan, tapi sebuah proses yang dinamis,” ungkapnya.

Terpilih sebagai Puteri Indonesia Bali 2023 diakuinya merupakan sebuah kehormatan dan kebanggaan. Ia mengaku sangat tidak menyangka bisa terpilih dan tidak sampai berekspektasi dapat terpilih. Namun dirinya merasa bersyukur karena sudah diberi kesempatan dan kepercayaan untuk bisa terus mengembangkan diri agar bisa mewakili Bali pada ajang nasional. 

Baca Juga:   Basarnas Bali Lakukan Pencarian ABK yang Terjatuh di Perairan Uluwatu

“Benar-benar tidak menyangka, tidak ada ekspektasi bisa seperti ini. Pure saya hanya mencoba perform melakukan yang terbaik karena saya mencari pengalaman dan pengetahuan baru. Saya sudah berserah pada Tuhan. Apapun yang terbaik, whatever will be, it will be,” ungkap perempuan yang menyabet Jegeg Udayana 2022 ini.

Selama mengikuti seleksi grand final, ia mengaku telah menyiapkan beberapa hal. Namun yang terpenting menurutnya adalah persiapan mental. Dengan kesiapan mental di tengah waktu yang terbatas dan tantangan yang dihadapinya, tentu akan lebih struggle untuk berjuang dan lebih bisa menghadapi apapun yang terjadi. Ia berterima kasih kepada keluarga maupun rekan-rekannya yang mendukungnya sangat luar biasa. 

Baca Juga:   Empat WNA Ditahan di Ruang Detensi Imigrasi Denpasar

Hal ini juga akan menjadi modal dirinya untuk mewakili Bali pada ajang  Pemilihan Puteri Indonesia 2023 yang akan dilaksanakan pada Mei mendatang. “Untuk tahap selanjutnya, saya akan terus belajar mengasah kompetensi agar dapat lebih maksimal. Saya juga akan menjalankan advokasi saya. Tentunya menyiapkan diri secara mental juga akan dilakukan agar bisa tampil all out. Saya yakin semua akan men-support dan membantu saya,” pungkasnya. (BC5)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini