Binda Bali Laksanakan Vaksinasi Anak di GOR Purna Krida Kerobokan

0
247
Kabinda Bali, Brigjen Pol. Hadi Purnomo memantau langsung proses vaksinasi anak usia 6-11 tahun di GOR Purna Krida Kerobokan.
Kabinda Bali, Brigjen Pol. Hadi Purnomo memantau langsung proses vaksinasi anak usia 6-11 tahun di GOR Purna Krida Kerobokan. (ist)

Mangupura, balibercerita.com –

Kepala Badan Intelijen Daerah (Kabinda) Bali, Brigjen Pol. Hadi Purnomo memantau langsung proses vaksinasi anak usia 6-11 tahun di GOR Purna Krida Kerobokan, Kabupaten Badung, Senin (27/12). Dalam vaksinasi lanjutan yang digelar Binda Bali itu, hadir pula Camat Kuta Utara, I Putu Eka Parmana.

Usai melaksanakan pemantauan, Brigjen Pol. Hadi Purnomo menyampaikan, vaksinasi tersebut menyasar 155 siswa SD Al Hijriah dan 486 siswa SD 1 Kerobokan Kaja. Vaksin yang diberikan sebanyak 4.200 dosis Sinovac yang berasal dari bantuan Dinas Kesehatan Provinsi Bali maupun Kabupaten Badung. Saat ini vaksinasi yang digelar Binda Bali telah mencapai 6.000 dosis vaksin dan diharapkan pada akhir tahun bisa bertambah lagi 2.000 dosis vaksin. “Semoga akhir tahun ini bisa tembus 8.000 vaksin, sesuai perintah pusat,” katanya.

Baca Juga:   Binda Bali Tuntaskan Pemberian 8.000 Dosis Vaksin

Ia mengaku terus berupaya mendorong percepatan pemberian vaksinasi khususnya pada anak usia 6-11 tahun. Hingga November 2021, Binda Bali sudah menyalurkan 13.000 dosis vaksinasi untuk masyarakat umum. Saat ini pihaknya juga menerima tambahan vaksin jenis Sinovac, sebanyak 8.000 dosis untuk anak usia 6-11 tahun.

Baca Juga:   BMKG Peringatkan Potensi Banjir Rob di Sejumlah Pesisir Bali

Camat Kuta Utara Putu Eka Parmana menyampaikan, saat ini sekolah di wilayah Kecamatan Kuta Utara sudah melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) dengan kuota 50 persen. Vaksinasi untuk anak usia 6-11 tahun di Kuta Utara sudah mencapai 80 persen. “Besok kita sudah mencapai 100 persen vaksinasi anak usia 6-11 tahun,” terangnya.

Untuk diketahui, program vaksinasi untuk anak usia 6-11 tahun telah dilaksanakan pemerintah sejak awal Desember 2021. Target sasaran yang ditetapkan mencapai 26,5 juta anak di Indonesia, dengan menggunakan vaksin jenis Sinovac. Vaksinasi anak itu dilakukan didasari terbitnya rekomendasi dari Komite Penasihat Ahli Imunisasi Nasional (Indonesian Technical Advisory Group on Immunizational) perihal kajian vaksinasi Covid-19 bagi anak usia 6-11 tahun. Selain itu, sudah ada Emergency Use Authorization (EUA) dari BPOM untuk penggunaan vaksin Sinovac bagi anak usia 6-11 tahun. (BC5)

Baca Juga:   BBTF 2025 Resmi Ditutup, Perkuat Posisi Indonesia di Peta Pariwisata Global

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini