Singaraja, balibercerita.com –
Kebijakan Diktisaintek Berdampak sebagai fokus Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Diktisaintek) dijabarkan oleh Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) melalui berbagai program dan terobosan. Tahun ini saja, Undiksha mengagendakan 338 kegiatan pengabdian masyarakat, melalui dukungan pendanaan dari DIPA, DPPM, dan inisiatif mandiri.
Menurut Rektor Undiksha, Prof. Dr. I Wayan Lasmawan, kegiatan-kegiatan tersebut menyasar berbagai sektor strategis seperti pendidikan, kesehatan, lingkungan, ekonomi kreatif, dan literasi digital. Dalam hal ini, Undiksha terus berupaya memperkuat perannya dalam mendukung transformasi pendidikan tinggi yang tidak hanya unggul secara akademik dan teknologi, tetapi juga berdampak nyata bagi masyarakat dan lingkungan.
“Undiksha berupaya hadir di tengah masyarakat, turut berkontribusi menyelesaikan persoalan riil, dan memberikan dampak terhadap kualitas hidup masyarakat serta keberlanjutan lingkungan,” tegasnya, Selasa (5/8).
Lebih lanjut dikatakannya, Undiksha juga mengintegrasikan program pengabdian dalam skema KKN, matching fund, dan program unggulan lainnya. Dengan langkah ini, Undiksha tak hanya mencetak lulusan yang kompeten, tapi juga berjiwa sosial dan responsif terhadap persoalan bangsa.
“Pengabdian bukan sekadar seremonial, tapi wujud tanggung jawab sosial. Setiap program harus berbasis riset dan kolaboratif,” ujarnya.
Ditambahkannya, langkah ini sejalan dengan visi Undiksha menuju PTN-BH sekaligus sebagai kampus berdampak yang relevan di tingkat lokal hingga global. (BC13)



















