balibercerita.com –
Universitas Pendidikan Nasional (Undiknas) menggelar Rapat Senat Terbuka Wisuda ke-99 bersama Stifar Mahaganesha di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Senin (3/11). Acara ini tidak hanya menjadi momen akademik, tetapi juga ajang kolaborasi lintas sektor, dengan kehadiran Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Republik Indonesia, Meutya Hafidz, yang menyampaikan orasi ilmiah bertajuk “Menyiapkan Generasi Siap AI: Peluang, Etika, dan Dunia Kerja.”
Dalam orasinya, Meutya Hafidz menegaskan pentingnya kesiapan generasi muda menghadapi era revolusi kecerdasan buatan (artificial intelligence) yang mengubah pola kerja dan tatanan sosial. “AI membuka peluang besar di berbagai sektor, namun juga membawa tantangan moral dan sosial. Generasi muda, terutama Gen Z, harus siap bukan hanya menggunakan teknologi, tetapi juga menciptakan dan mengelolanya secara bertanggung jawab. Dunia pendidikan seperti Undiknas berperan penting menanamkan literasi digital dan etika teknologi sejak dini,” ujar Meutya.
Acara wisuda ini menjadi momen bersejarah bagi 284 lulusan Undiknas dan STIFAR Mahaganesha dari berbagai jenjang, mulai diploma, sarjana, insinyur, hingga magister. Dalam kesempatan tersebut, juga dilakukan penyumpahan tenaga vokasi farmasi oleh Dinas Kesehatan dan pelantikan insinyur oleh Persatuan Insinyur Indonesia (PII).
Rektor Undiknas, Prof. Dr. Ir. Nyoman Sri Subawa, S.T., S.Sos., M.M., IPM., ASEAN Eng., menegaskan bahwa Undiknas berkomitmen mencetak lulusan yang adaptif terhadap disrupsi digital. “Kami ingin para wisudawan menjadi generasi pencipta, bukan sekadar penonton dalam perubahan dunia. Dunia kerja menuntut kemampuan adaptif, kolaboratif, dan kreatif, tiga hal yang menjadi roh pendidikan Undiknas,” ungkapnya.
Sebagai bentuk apresiasi atas sinergi dan kontribusi mitra strategis, Undiknas juga menyerahkan Undiknas Partnership Award 2025. Beberapa penerima penghargaan antara lain: British Council – Strategic Partnership of the Year, Bank Indonesia – Academic Collaboration Excellence Award, Edith Cowan University (Australia) – International Engagement Award, BRIDA Kabupaten Badung – Research and Innovation Partnership Award, Desa Penebel Tabanan – Community Empowerment Partnership Award, PT Tunas Jaya Sanur – Industry Collaboration Award, PT Bank Pembangunan Daerah Bali – Outstanding CSR Partnership Award, Direktorat Jenderal Pajak Bali – Government and Institutional Support Award, P4S Agro Edu Wisata Wiwanda Agrow – Entrepreneurship and Innovation Ecosystem Partner, LLDikti Wilayah VIII – Lifetime Contribution to Undiknas Award
Prof. Nyoman Sri Subawa menuturkan, penghargaan ini menjadi simbol komitmen Undiknas dalam memperkuat jejaring dan reputasi global. “Kami berhasil masuk dalam QS World University Rankings dan QS Asia University Rankings, serta menjadi satu-satunya PTS pembina SMA Unggulan Garuda Transformasi 2025. Semua ini hasil kolaborasi yang berkelanjutan antara akademisi, pemerintah, dan dunia industri,” jelasnya.
Dalam momen yang sama, Undiknas juga menandatangani MoU dengan Kantor Wilayah Kementerian Hukum Bali, Radio Republik Indonesia (RRI) Denpasar, dan The 101 Bali Fontana Seminyak. Kerja sama ini meliputi bidang hukum, penyiaran publik, serta pengembangan pariwisata dan hospitality.
Wisuda ke-99 ini menjadi cerminan nyata transformasi Undiknas menuju universitas berorientasi global dengan semangat kolaborasi, inovasi, dan pengabdian berkelanjutan bagi masyarakat. (BC5)



















