Swiss-Belhotel International Gelar Table Talk di Bali, Perkuat Kolaborasi Pelaku Pariwisata dan Dorong Ekosistem Wisata Berkelanjutan

0
161
Swiss-Belhotel
Suasana table talk yang diselenggarakan Swiss-Belhotel International Bali Region. (ist)

balibercerita.com –
Swiss-Belhotel International Bali Region kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat ekosistem pariwisata nasional melalui kegiatan “Table Talk”, sebuah forum kolaboratif yang mempertemukan pelaku utama industri pariwisata di Bali. Acara ini berlangsung di Swiss-Belhotel Rainforest, Kuta, pada Senin (3/11).

Forum ini tak hanya menghadirkan sesi buyer-meet-seller antara pelaku usaha pariwisata, tetapi juga Talkshow Inspiratif yang menampilkan sejumlah tokoh penting di industri pariwisata. Hadir sebagai pembicara antara lain Ni Luh Djelantik (Senator DPD RI), I Ketut Yadnya Winarta (Kabid Industri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Bali), I Nyoman Subrata (Sekretaris Asita Bali), Ade Nurman (General Manager Garuda Indonesia Bali), serta Putu Yeni Navitarini (Regional Assistant Director of Sales & Marketing Leisure and International Accounts – Indonesia, Swiss-Belhotel International).

Baca Juga:   Lomba Senam Meriahkan HUT Ke-3 Kepemimpinan Bupati Tamba dan Wabup Ipat 

Selain itu, acara turut dihadiri para travel agent inbound dari berbagai wilayah di Bali serta perwakilan dari 18 hotel Swiss-Belhotel International di seluruh Indonesia, termasuk Māua Nusa Penida, Swiss-Belresort Pecatu, Swiss-Belinn Seminyak, Swiss-Belhotel Airport Jakarta, Grand Swiss-Belhotel Darmo Surabaya, hingga Hotel Ciputra World Surabaya.

Baca Juga:   Angkat Isu Pentingnya Kesehatan Mental, Widya Saraswati Ternyata Jegeg Unud 2022

Dalam sesi talkshow, para narasumber menyoroti arah masa depan pariwisata Bali serta pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjaga daya saing destinasi di kancah global. Mereka menekankan bahwa sinergi antara hotel, maskapai penerbangan, agen perjalanan, dan komunitas wisata lokal menjadi kunci dalam menjaga keberlanjutan dan relevansi Bali sebagai destinasi unggulan dunia.

Kegiatan ini menjadi wadah strategis bagi para pelaku industri untuk menjalin jejaring baru, memperkuat kemitraan, dan menggali peluang bisnis di tengah meningkatnya tren perjalanan ke Indonesia.

Baca Juga:   Jalan Penghubung Desa di Abiansemal Jebol Akibat Hujan Deras

“Table Talk” juga mendapat dukungan dari berbagai mitra strategis, seperti Café del Mar Bali, Forum Komunikasi Desa Wisata, Bali Safari & Marine Park, Grab, RSIA Cendana Premier, dan Garuda Indonesia. Kolaborasi lintas industri ini diharapkan mampu menghadirkan sinergi yang berkelanjutan dan memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi wisata berkualitas global. (BC5)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini