Water Meter Pelanggan Dicuri di Kutuh, Perumda Tirta Mangutama Imbau Tingkatkan Kewaspadaan

0
39
Water meter dicuri
I Wayan Suyasa. (BC5)

balibercerita.com
Aksi pencurian water meter kembali terjadi di wilayah Badung Selatan. Terbaru, water meter milik salah satu pelanggan Perumda Air Minum Tirta Mangutama di Desa Kutuh, Kecamatan Kuta Selatan, dilaporkan hilang akibat dicuri oleh orang tidak dikenal pada Jumat (5/6
).

Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Mangutama, I Wayan Suyasa membenarkan adanya kejadian tersebut. Kasus pencurian water meter tidak hanya merugikan pelanggan, tetapi juga berdampak pada sistem distribusi air bersih perusahaan daerah.

“Kami mengimbau seluruh pelanggan untuk lebih menjaga dan memperhatikan keberadaan water meter yang terpasang di masing-masing rumah atau bangunan. Water meter merupakan aset yang digunakan pelanggan untuk mengukur pemakaian air,” ujarnya.

Baca Juga:   Respons Permintaan Sapi Bali Saat Idul Adha, Karantina Pertanian Denpasar Lakukan Mitigasi 

Suyasa menjelaskan, pencurian water meter berpotensi menyebabkan kebocoran dan kehilangan air yang tidak tercatat. Kondisi tersebut dapat meningkatkan angka non-revenue water (NRW) atau kehilangan air yang menjadi salah satu tantangan dalam pengelolaan sistem penyediaan air minum.

“Ketika water meter dicuri, kami harus segera melakukan penghentian sementara distribusi air ke sambungan tersebut untuk mencegah kehilangan air lebih besar. Setelah itu, petugas akan melakukan penggantian water meter agar pelayanan kepada pelanggan bisa kembali normal,” jelasnya.

Baca Juga:   Pasporia di Discovery Mall Bali Kian Diminati, Permohonan Paspor Akhir Pekan Naik Dua Kali Lipat

Menurut Suyasa, setiap kejadian pencurian water meter memerlukan penanganan cepat karena selain mengganggu pelayanan, juga menambah beban operasional perusahaan. Karena itu, pihaknya berharap masyarakat turut berperan aktif menjaga fasilitas tersebut dan segera melaporkan apabila menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.

“Kami mengajak seluruh pelanggan untuk bersama-sama menjaga water meter. Dengan pengawasan dari masyarakat, diharapkan kasus pencurian seperti ini dapat diminimalkan sehingga pelayanan air bersih tetap berjalan optimal,” tegasnya.

Kasus pencurian water meter selama ini lebih banyak terjadi di kawasan yang relatif sepi, seperti lahan kosong atau lokasi yang jarang terpantau. Selain rumah pelanggan, fasilitas umum juga menjadi sasaran pelaku.

Baca Juga:   Pencurian Water Meter Masih Terjadi, Perumdam Tirta Mangutama Pasang Pengaman Besi

Untuk menekan kasus serupa, pihaknya telah memasang pengaman berbahan besi pada ratusan water meter yang dinilai rawan pencurian. Pemasangan pelindung terbukti efektif karena hingga kini belum ada laporan kehilangan pada water meter yang sudah dilengkapi pengaman.

Perumda Air Minum Tirta Mangutama juga terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mengantisipasi terulangnya kasus serupa yang belakangan kembali marak terjadi di sejumlah wilayah Kuta Selatan. (BC5)