The Nusa Dua Jadi Tuan Rumah World Ocean Day 2026, Satukan Gerakan Jaga Laut dan Ekonomi Biru

0
23
Upaya pelestarian laut
Pulau Peninsula. (ist)

balibercerita.com
Kawasan The Nusa Dua yang dikelola InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) akan menjadi pusat peringatan World Ocean Day & Coral Triangle Day 2026 pada 7 Juni 2026. Bertempat di Peninsula Island, kegiatan yang diperkirakan diikuti sekitar 1.000 peserta tersebut menjadi ajang kolaborasi berbagai pihak dalam memperkuat upaya pelestarian laut sekaligus mendorong implementasi ekonomi biru berkelanjutan di Indonesia.

Peringatan yang digelar oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia bersama Pemerintah Provinsi Bali, WWF-Indonesia, Konservasi Indonesia, GIZ, dan sejumlah mitra strategis lainnya ini mengusung tema “Kenali Lautmu, Wujudkan Aksimu”. Beragam kegiatan telah disiapkan, mulai dari aksi konservasi, edukasi lingkungan, dialog lintas generasi, hingga festival publik yang melibatkan masyarakat luas.

Baca Juga:   Delapan Hotel Disiapkan Sebagai Lokasi Menginap Delegasi KTT G20

Sebelum puncak acara di Bali, rangkaian kegiatan telah berlangsung di berbagai daerah seperti Alor, Kupang, Wakatobi, dan Sumbawa. Kegiatan tersebut meliputi aksi bersih pantai, penanaman mangrove, edukasi masyarakat pesisir, hingga kampanye pelestarian laut sebagai bentuk partisipasi bersama dalam menjaga keberlanjutan sumber daya kelautan Indonesia.

Sebagai destinasi pariwisata terintegrasi yang mengedepankan prinsip environmental, social, and governance (ESG), The Nusa Dua dinilai memiliki keselarasan dengan semangat penyelenggaraan kegiatan ini. Berada di kawasan pesisir Bali yang menjadi salah satu destinasi unggulan nasional, Peninsula Island dinilai mampu menghadirkan ruang publik yang representatif sekaligus menjadi simbol harmonisasi antara pengembangan pariwisata dan pelestarian lingkungan.

General Manager The Nusa Dua, I Made Agus Dwiatmika mengatakan, keterlibatan kawasan tersebut dalam World Ocean Day & Coral Triangle Day 2026 mempertegas peran sektor pariwisata dalam mendukung agenda keberlanjutan. “Kami merasa terhormat dapat menjadi bagian dari penyelenggaraan World Ocean Day & Coral Triangle Day 2026. Kegiatan ini menunjukkan bahwa upaya pelestarian laut membutuhkan kolaborasi lintas sektor, termasuk sektor pariwisata. Sebagai kawasan yang tumbuh dan berkembang berdampingan dengan lingkungan pesisir, The Nusa Dua memiliki tanggung jawab untuk terus mendorong praktik pengelolaan destinasi yang berkelanjutan,” ujarnya.

Baca Juga:   Di Jembrana, Peringatan Hari Buruh Digelar di Sebuah Pabrik

Melalui penyelenggaraan acara ini, ITDC juga mendukung berbagai agenda nasional maupun internasional terkait konservasi laut, perlindungan keanekaragaman hayati, pengurangan sampah plastik, serta penguatan ekonomi biru. Keterlibatan pemerintah, organisasi lingkungan, akademisi, komunitas, pelaku usaha, hingga generasi muda diharapkan mampu memperkuat gerakan bersama menjaga kesehatan laut Indonesia.

Baca Juga:   Unwar Bantu Masyarakat Terdampak Banjir dan Bersihkan Sungai di Sumerta Kelod

Tak hanya menjadi ruang edukasi dan kampanye publik, kegiatan ini juga memperkuat posisi The Nusa Dua sebagai destinasi yang mendukung penyelenggaraan event berkelanjutan. Keterlibatan UMKM, komunitas lokal, organisasi lingkungan, dan berbagai pemangku kepentingan menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran kolektif terhadap pelestarian ekosistem pesisir dan laut.

Agus menegaskan, kepedulian terhadap laut harus diwujudkan melalui tindakan nyata yang dilakukan secara bersama-sama. “Kami mengajak seluruh masyarakat untuk lebih mengenal laut, memahami perannya bagi kehidupan, dan mengambil bagian dalam upaya pelestariannya. Karena menjaga laut bukan hanya agenda lingkungan, tetapi juga investasi bagi masa depan pariwisata, ekonomi, dan generasi mendatang,” tutupnya. (BC5)