Usung Tema Atma Kerthi, PKB Tabanan 2026 Disambut Antusiasme Warga

0
20
PKB Tabanan
Salah satu pagelaran di PKB Kabupaten Tabanan Tahun 2026. (ist)

balibercerita.com –
Antusiasme masyarakat mewarnai pembukaan Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Kabupaten Tabanan Tahun 2026. Ribuan warga dari berbagai penjuru Kabupaten Tabanan memadati kawasan Garuda Wisnu Singasana pada Minggu (7/6) untuk menyaksikan perhelatan budaya tahunan yang menjadi ajang pelestarian seni, budaya, sekaligus penggerak ekonomi kerakyatan.

PKB Kabupaten Tabanan Tahun 2026 mengusung tema “Atma Kerthi: Jiwa Sidha Parisudha”. Tema tersebut mengandung makna pemuliaan dan penyucian jiwa manusia menuju kesempurnaan yang paripurna, jernih, dan suci melalui penguatan nilai-nilai seni dan budaya Bali.

Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., dalam sambutannya mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat yang hadir pada pembukaan PKB Kabupaten Tabanan. Menurutnya, kehadiran masyarakat dari berbagai wilayah menjadi bukti bahwa seni dan budaya masih memiliki tempat yang sangat istimewa di tengah kehidupan masyarakat Tabanan. “Masyarakat Tabanan yang hadir malam ini, baik dari Meliling, Dajan Peken, Selemadeg Barat, dan wilayah lainnya, semuanya hadir memenuhi Lapangan Garuda Wisnu Singasana yang megah ini,” ujar Sanjaya.

Ia menegaskan, PKB Kabupaten Tabanan merupakan ruang strategis bagi masyarakat untuk menikmati sekaligus mendukung perkembangan seni budaya daerah. Selain sebagai wahana pelestarian budaya, kegiatan ini juga menjadi ajang pematangan bagi para seniman sebelum tampil mewakili Kabupaten Tabanan pada PKB XLVIII Provinsi Bali Tahun 2026. “PKB kabupaten ini adalah wadah bagi para seniman kita untuk menguji kemampuan, memperkuat kesiapan sekaligus menunjukkan kualitas seni-budaya Tabanan sebelum tampil mewakili daerah di tingkat Provinsi Bali,” imbuhnya.

Baca Juga:   21 Ogoh-ogoh Masuk Babak Final Badung Caka Fest Tahun 2026

Bupati Sanjaya juga berharap pelaksanaan PKB Kabupaten Tabanan ke depan dapat berlangsung lebih lama sehingga memberikan ruang yang lebih luas bagi para seniman dan pecinta seni. Menurutnya, penyelenggaraan festival budaya juga mampu memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM dan ekonomi kreatif.

“Kalau bisa tahun depan lebih panjang lagi pelaksanaannya. Bukan hanya dicintai oleh para pecinta seni di Tabanan, tetapi juga memberikan dampak bagi UMKM dan masyarakat kecil yang menikmati perputaran ekonomi dari festival ini,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia PKB Kabupaten Tabanan Tahun 2026 yang juga Plt. Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Tabanan, Ni Komang Sri Suryani menjelaskan bahwa pelaksanaan PKB Kabupaten bertujuan memberikan ruang pentas sekaligus ajang uji coba bagi para seniman Tabanan sebelum tampil pada PKB XLVIII Provinsi Bali di Taman Budaya Art Center Denpasar.

“PKB Kabupaten Tabanan ini bertujuan memberikan ruang pentas sekaligus ajang uji coba untuk menampilkan karya-karya para seniman Tabanan sebelum tampil di tingkat provinsi pada Pesta Kesenian Bali XLVIII Tahun 2026 di Taman Budaya Art Center Denpasar. Melalui PKB Kabupaten ini, masyarakat juga dapat menikmati pementasan para duta Tabanan yang nantinya akan mengisi rangkaian PKB Provinsi Bali selama satu bulan, mulai 13 Juni hingga 12 Juli 2026,” ujar Sri Suryani.

Pada PKB XLVIII Provinsi Bali Tahun 2026, Kabupaten Tabanan akan berpartisipasi dalam 15 materi kesenian dari total 20 materi yang dipentaskan. Materi tersebut terdiri atas sembilan parade dan enam kategori lomba. Parade meliputi gong kebyar anak-anak, gong kebyar dewasa, gong kebyar wanita, pawai, peragaan busana, joget tradisi, ngelawang, palegongan klasik, dan angklung kebyar. Sementara, kategori lomba terdiri dari baleganjur, barong ket, taman penasar, mewarnai, masatua bali, serta jantra tradisi Bali.

Baca Juga:   Wali Kota Jaya Negara Hadiri Puncak Karya di Pura Ulun Danu lan Belong Sesetan

Lebih dari 2.000 seniman terlibat dalam persiapan PKB tahun ini. Seluruh materi telah dipersiapkan sejak Januari 2026 melalui pembinaan yang dilakukan oleh tim pembina Kabupaten Tabanan yang terdiri dari unsur seniman, akademisi seni, dan budayawan.
PKB Kabupaten Tabanan Tahun 2026 berlangsung selama tiga hari, mulai 5 hingga 7 Juni 2026 di kawasan Taman Bung Karno, Tabanan. Selain menampilkan berbagai pertunjukan seni budaya, kegiatan ini juga diramaikan oleh UMKM kuliner, kerajinan, dan ekonomi kreatif yang turut merasakan dampak positif dari perhelatan budaya tersebut.

Pada 5 Juni 2026, masyarakat disuguhkan pementasan joged mepetuk yang menampilkan kolaborasi Sekaa Joged Gita Semara Kanti Banjar Tanah Pegat, Gubug Tabanan dengan Sekaa Joged Amerta Budaya Santi Banjar Kemetug, Desa Gunung Salak, Kecamatan Selemadeg Timur. Selanjutnya, pada 6 Juni dipentaskan angklung mebarung antara Sekaa Angklung Merta Sari Banjar Dangin Jalan, Desa Klating, Kecamatan Kerambitan, dengan Sekaa Gong Palegongan Sekar Ganjire Desa Sesandan, Kecamatan Tabanan.

Puncak rangkaian kegiatan pada 7 Juni menampilkan tiga duta unggulan Kabupaten Tabanan yakni Gong Kebyar Anak-anak Sanggar Seni Iswara Murti Banjar Meliling Kawan, Desa Meliling, Kecamatan Kerambitan, Gong Kebyar Wanita Sekaa Gong Wanita Kesari Mesari 108 Desa Dajan Peken, Kecamatan Tabanan, serta Gong Kebyar Dewasa Sekaa Gong Kebyar Banjar Kutuh, Desa Lalanglinggah.

Baca Juga:   "Karya" Massal di Pecatu, Jalan Tengah Jaga Tradisi dan Kesejahteraan

Sebagai tindak lanjut dari pelaksanaan PKB kabupaten, Duta Kabupaten Tabanan akan memulai penampilannya pada ajang PKB XLVIII Provinsi Bali Tahun 2026. Penampilan perdana akan berlangsung pada Sabtu, 13 Juni 2026 pukul 15.00 Wita dalam kegiatan Pembukaan dan Pelepasan Peed Aya (Pawai) PKB XLVIII Tahun 2026 yang berlokasi di depan Monumen Perjuangan Rakyat Bali, Niti Mandala Denpasar.

Selanjutnya, penampilan kedua duta Tabanan akan digelar pada Minggu, 14 Juni 2026 pukul 19.30 Wita, di Panggung Terbuka Ardha Candra melalui sajian utsawa (parade) gong kebyar anak-anak yang mempertemukan Sekaa Gong Kebyar Anak-anak Candra Nirwana, Desa Pikat, Kecamatan Dawan, Duta Kabupaten Klungkung, dengan Sanggar Seni Iswara Murti, Banjar Dinas Meliling Kawan, Desa Meliling, Kecamatan Kerambitan, Duta Kabupaten Tabanan.

Menutup laporannya, Sri Suryani menyampaikan apresiasi kepada Bupati Tabanan atas dukungan dan arahan yang diberikan sehingga PKB Kabupaten Tabanan Tahun 2026 dapat terselenggara dengan meriah. Ia berharap pelaksanaan PKB tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya dan peningkatan kreativitas seniman, tetapi juga mampu menggerakkan perekonomian masyarakat serta memperkokoh terwujudnya visi Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, dan Madani. (BC13)