
balibercerita.com –
Universitas Warmadewa (Unwar) melalui program Kampus Siaga Bencana turun langsung bersama Ormawa (Organisasi Mahasiswa) dan unitas di lingkungan Unwar untuk melakukan aksi bersih-bersih di lokasi banjir. Unwar juga menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak banjir di wilayah Narakusuma, Sumerta Kelod, Denpasar Timur, Selasa (16/9).
Rektor Unwar, Prof. Dr. Ir. I Gde Suranaya Pandit, M.P., bersama Wakil Rektor Bidang Akademik, Riset, dan Pengabdian Masyarakat (BARPM), Dr. dr. Dewa Ayu Putri Sri Masyeni, Sp.PD-KPTI., serta relawan Unwar turun langsung membersihkan lokasi banjir dan menyerahkan paket sembako kepada warga. Kegiatan ini dilakukan bersama Perbekel dan Pemerintah Desa Sumerta Kelod, Tim Tagana Sumerta Kelod, Linmas Desa Sumerta Kelod, serta masyarakat setempat.
Rektor Unwar, Prof. Pandit menyampaikan, kegiatan ini merupakan wujud kepedulian Universitas Warmadewa sebagai Kampus Siaga Bencana di Bali. Kegiatan ini juga menjadi bentuk rasa kemanusiaan yang diwujudkan Unwar bertepatan dengan dies natalis ke-41.
Ia berharap para korban yang terdampak diberikan ketabahan serta mengajak seluruh pihak menjaga lingkungan agar bencana serupa tidak terulang, mengingat tingginya intensitas hujan dalam beberapa hari terakhir. Ia juga mendorong pemerintah desa untuk rutin memantau daerah rawan banjir, dan menegaskan bahwa Unwar akan terus berkontribusi melalui kegiatan bakti sosial, KKN, dan pengabdian kepada masyarakat.
Dalam beberapa hari ke depan, tim juga diagendakan turut serta dalam aksi bersih-bersih di lokasi lainnya dengan berkoordinasi bersama pemerintah kota, kabupaten, BPBD, dan pihak desa.
Sementara itu, Perbekel Sumerta Kelod, Anak Agung Anom Suardana, yang hadir langsung bersama jajaran pemerintah desa mengucapkan terima kasih atas kepedulian dan kontribusi Unwar bagi Desa Sumerta Kelod. Saat ini, beberapa warga masih terdampak banjir dan proses pembersihan lokasi terdampak sedang berlangsung.
Turunnya civitas akademika Unwar langsung ke lokasi bencana sangat membantu percepatan pembersihan lahan dan sampah di aliran sungai agar tidak menimbulkan banjir kembali saat hujan deras. Bantuan sembako yang diberikan juga sangat membantu warga terdampak dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. (BC13)

















