Kunjungi TPST Mengwitani, Menko Pangan Paparkan Strategi Pengolahan Sampah

0
195
TPST Mengwitani
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan mengunjungi TPST Mengwitani, Jumat (8/8). (ist)

Mangupura, balibercerita.com –
Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa mendampingi Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia (Menko Pangan) Zulkifli Hasan melaksanakan kunjungan ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Mengwitani, di Jalan Raya Mengwitani, Desa Mengwitani, Mengwi, Jumat (8/8). Kunjungan ini sebagai bagian dari upaya mendukung percepatan penanganan sampah nasional.

Menko Pangan, Zulkifli Hasan menyampaikan bahwa sampah merupakan salah satu permasalahan yang pemerintah sedang hadapi. Metode pembuangan sampah secara terbuka di suatu lokasi tanpa adanya pengelolaan, penanganan, atau perlindungan lingkungan yang memadai atau open dumping sudah tidak diperbolehkan.

“Kalau tidak boleh, kan harus ada jalan keluarnya. Pertama, nanti sampah yang banyaknya 1.000 ton itu kita akan pakai waste to energy (WtE) incinerator atau insinerator pengubah sampah menjadi energi sehingga bisa dimakan semuanya. Sekarang lagi diatur peraturannya, mudah-mudahan minggu depan selesai. Kalau itu selesai, proses perizinan paling lama cuma 6 bulan. Nah, pengerjaan 1 setengah tahun, berarti 2 tahun sudah selesai ya. Nanti yang sampah di kabupaten yang cuma 50-100 ton ya diarahkan menggunakan metode pengelolaan RDF (refuse derived fuel), lebih kecil lagi atau cakupan satu desa itu pakai maggot, ada yang pakai gasifikasi atau ada yang kompos,” ungkapnya.

Baca Juga:   Kasus Kekerasan Seksual Semakin Marak

Sementara, Bupati Adi Arnawa saat ditemui seusai acara menyampaikan bahwa kunjungan Menko Pangan ini untuk memastikan progres pengolahan sampah di Bali dan Badung khususnya. Bupati lebih lanjut menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Badung akan terus berupaya meningkatkan kapasitas pengelolaan sampah dari TPST Mengwitani serta akan mengembangkan TPST ke beberapa wilayah lain, termasuk wilayah Kuta dan Kuta Selatan.

Baca Juga:   Bupati Adi Arnawa Tegaskan Pengurangan PBB 100 Persen di Badung Sudah Berlaku Sejak 2012

“Kebetulan Badung juga menjadi kunjungan Menko Bidang Pangan dan sebagaimana yang kita lihat tadi, Bapak Menko memberikan apresiasi dengan langkah-langkah kita ini, walaupun memang kapasitas baru sekitar 40 ton. Tapi setidaknya apa yang dilakukan oleh Pemkab Badung dalam pengolahan sampah ini kan sudah ada progresnya. Tinggal kita akan tingkatkan kapasitas daripada jumlah daripada sampah yang akan kita keluarkan. Saat ini ada delapan desa, kita dorong dengan bekerja dengan swasta, terutama bagaimana manajemen pengelolaan sampahnya. Kita akan lihat nanti, kalau ternyata memang Hejo Tech progresnya bagus, sebagai harapan kita, tidak menutup kemungkinan juga pengolahan sampah di sini kita akan kolaborasikan,” jelasnya.

Baca Juga:   Sempat Terputus Pandemi, Korean Air Kembali Terhubung dengan Bandara Ngurah Rai

Turut hadir pada kesempatan ini, Gubernur Bali, Wayan Koster beserta pejabat OPD terkait di lingkungan Pemerintah Provinsi Bali, Plt. Kepala DLHK Badung, IB Gede Arjana beserta jajaran, Direktur Utama Hejo Tech, Adi Miki beserta tim, dan Camat Mengwi, I Nyoman Suhartana beserta unsur tripika. (BC13)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini