Beranda Spiritual Serangkaian Karya di Pura Hulundanu Batur, Ida Sesuhunan 15 Dadia di Songan...

Serangkaian Karya di Pura Hulundanu Batur, Ida Sesuhunan 15 Dadia di Songan Turun Kabeh 

0
Pura Hulundanu Batur
Salah satu prosesi ketika Ida Sesuhunan dari dadia-dadia di Desa Adat Songan lunga ke Pura Hulundanu Batur. (ist)

balibercerita.com –
Desa Adat Songan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, diliputi suasana sakral pada Rabu (17/9) malam. Ribuan krama tumpah ruah ke jalan untuk mengikuti prosesi Ida Sesuhunan dari 15 dadia yang ada di wilayah desa adat setempat menuju penataran Pura Hulundanu Batur.

Prosesi turun kabeh tersebut merupakan bagian penting dari rangkaian Karya Tawur Agung Manca Wali Krama yang tengah berlangsung di Pura Hulundanu Batur. Seluruh Ida Sesuhunan dari masing-masing dadia diiring secara bersama-sama sebagai wujud bhakti sekaligus keterlibatan krama dalam pelaksanaan yadnya.

Iring-iringan berlangsung semarak namun tetap dalam suasana religius. Krama dari berbagai kalangan, mulai dari laki-laki, perempuan hingga generasi muda, tampak mengenakan busana adat Bali sambil mengiringi Ida Sesuhunan masing-masing menuju pura.

Baca Juga:   DPRD Badung Ikuti Bakti Panganyaran Pemkab Badung ke Pura Tuluk Biyu Bangli

Ketua umum karya, I Gede Darmawa bersama Ketua Harian dan Guru Kubayan mengatakan, kehadiran Ida Sesuhunan dari 15 dadia merupakan bagian penting dalam pelaksanaan karya tersebut. Pangiringan menuju Pura Hulundanu Batur menjadi bentuk bhakti sekaligus keterlibatan masyarakat dalam menjalankan yadnya yang memiliki arti penting bagi kehidupan adat dan keagamaan krama Desa Adat Songan.

Sepanjang perjalanan, suara gamelan yang dibawakan oleh masing-masing dadia mengiringi jalannya prosesi. Tabuhan tersebut menambah suasana sakral saat Ida Sesuhunan dibawa menuju kawasan Pura Hulundanu Batur.

Baca Juga:   Berbeda dari Biasanya, Nangluk Merana Desa Adat Kuta Dipusatkan di Pantai Kuta

Prosesi keagamaan itu turut disaksikan sejumlah pejabat daerah. Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta dan Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta, bersama sejumlah pejabat pemerintah lainnya hadir dan ikut dalam rangkaian prosesi. Mereka juga turut mundut Ida Sesuhunan bersama para krama dan pemangku yang menjalankan tugas dalam pelaksanaan upacara.

Karya Tawur Agung Manca Wali Krama yang digelar di Pura Hulundanu Batur memiliki pelaksanaan dengan siklus khusus yakni setiap 10 tahun sekali. Pada tahun ini, rangkaian karya berlangsung mulai 12 Agustus hingga 7 Oktober 2026. Pelaksanaan karya tersebut menjadi kesempatan bagi krama Desa Adat Songan untuk bersama-sama ngayah dan mempersembahkan bhakti.

Baca Juga:   Ketua DPRD Badung Hadiri Pujawali di Pura Banjar Abianbase Kuta

Setibanya di Pura Hulundanu Batur, Ida Sesuhunan dari masing-masing dadia kemudian akan nyejer selama 21 hari. Masa nyejer ini menjadi salah satu tahapan dalam rangkaian karya sebelum nantinya dilaksanakan prosesi nyineb. Sesuai jadwal yang telah ditetapkan, prosesi nyineb Ida Sesuhunan dijadwalkan berlangsung pada 6 Oktober 2026. (BC13)