Tabanan, balibercerita.com –
Festival kripto dan Web3 terbesar di dunia, Coinfest Asia akan kembali digelar di Nuanu Creative City, Tabanan pada 21-22 Agustus 2025. Untuk kedua kalinya, kawasan kreatif seluas 44 hektare ini dipercaya menjadi tuan rumah, menegaskan posisinya sebagai episentrum inovasi teknologi dan koneksi global di Asia Tenggara.
Lev Kroll, CEO Nuanu Creative City menyambut positif kembalinya Coinfest Asia. Untuk kali pertama Coinfest memilih lokasi yang sama dua kali berturut-turut di Nuanu. Ia melihatnya sebagai bentuk kepercayaan atas visi Nuanu untuk menyatukan komunitas-komunitas visioner.
“Tahun ini, kami siap menyambut lebih banyak peserta dengan area yang diperluas dan fasilitas penginapan yang lebih lengkap,” ujarnya.
Tahun lalu, Coinfest Asia 2024 sukses menarik lebih dari 6.000 peserta. Dengan skala yang diperbesar dan antusiasme yang meningkat, edisi 2025 diperkirakan akan menghadirkan lebih dari 10.000 peserta dari lebih dari 90 negara.
Mengusung tema “Full Moon”, Coinfest Asia 2025 mencerminkan optimisme baru di dunia Web3, seiring dengan momentum pasca-halving Bitcoin dan tanda-tanda era bullish baru. Nuanu, sebagai tuan rumah, turut menegaskan perannya sebagai ekosistem hidup bagi inovasi yang berdampak sosial nyata, dari Web3 hingga teknologi berkelanjutan.
Daftar pembicara tahap pertama mencakup tokoh-tokoh terkemuka industri global, antara lain: Alex Svanevik (CEO, Nansen), Yat Siu (Co-Founder & Executive Chairman, Animoca Brands), Mega Septiandara (Governance Lead, dYdX Foundation), Kenneth Shek (Head of Strategy, Moca Network), Amanda Cassatt (CEO, Serotonin), Saad Ahmed (Head of Asia Pacific, Gemini), Victor Ji (Co-Founder, Manta Network), Wei Zhou (CEO, Coins.ph), Eowyn Chen (CEO, Trust Wallet), Ella (Head of APAC, Berachain), Alice Kim (Director of Fintech and Payments, HBAR Foundation).
Direktur Acara dari Indonesia Crypto Network, Joditha, menjelaskan bahwa Full Moon menandai titik balik dimana ide-ide lahir dan menjadi pusat perhatian. Coinfest Asia adalah ruang inklusif di mana siapa pun bisa terlibat langsung dengan Web3, dari pemula hingga pionir.
“Reaksi positif dari peserta tahun lalu, serta sinergi kuat dengan visi Nuanu, membuat kami yakin bahwa ini adalah tempat terbaik untuk membangun masa depan Web3 secara kolaboratif,” terangnya.
Kehadiran Coinfest Asia juga sejalan dengan target pemerintah Bali untuk menarik 17 juta wisatawan pada 2025, sekaligus memperkuat posisi Bali sebagai destinasi global untuk inovasi, budaya, dan konektivitas digital. (BC5)



















