Nelayan Sanur yang Hilang di Perairan Nusa Penida Ditemukan Meninggal di Lombok Barat

0
25
Nelayan Sanur hilang
Jenazah korban saat dievakuasi dari perairan. (ist)

balibercerita.com –
Nelayan asal Semawang, Sanur, Denpasar yang sebelumnya dilaporkan hilang saat melaut di perairan selatan Nusa Penida akhirnya ditemukan. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di perairan Kerandangan, Senggigi, Kecamatan Batu Layar, Kabupaten Lombok Barat, Minggu (8/3), sekitar pukul 11.21 Wita.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Denpasar, I Nyoman Sidakarya, menjelaskan, informasi penemuan jenazah pertama kali dilaporkan oleh seorang nelayan bernama Kacimong yang berasal dari Kerandangan, Senggigi. Menurutnya, saat ditemukan kondisi jenazah dalam posisi telungkup di laut dengan ciri-ciri pakaian yang mirip dengan laporan orang hilang di perairan selatan Nusa Penida.

Baca Juga:   Tari Maskot Kota Denpasar "Sekar Jempiring" Dapat HAKI

“Kondisi jenazah saat ditemukan dalam posisi telungkup. Ciri-ciri pakaian mirip dengan yang dilaporkan hilang di perairan selatan Nusa Penida. Setelah itu kami langsung berkoordinasi dengan Kantor SAR Mataram,” ujar Sidakarya.

Setelah menerima laporan tersebut, proses evakuasi segera dilakukan oleh personel Unit Siaga SAR Bangsal yang berada di wilayah Senggigi. Jenazah korban kemudian dibawa menuju RS Bhayangkara Mataram menggunakan ambulans milik Kantor Desa Senggigi.

Baca Juga:   Ribuan Warga Kayuselem Gwasong Padati Giri Nata Mandala, Mahasabha VII Perkuat Pasemetonan “Bermatadara”

Pihak keluarga yang menerima informasi tersebut telah melakukan konfirmasi dan memastikan bahwa jenazah yang ditemukan adalah I Wayan Suta, nelayan yang sebelumnya dilaporkan hilang saat melaut di perairan Nusa Penida. “Dari pihak keluarga telah mengkonfirmasi bahwa jenazah yang ditemukan adalah keluarga mereka yang hilang saat melaut di perairan Nusa Penida. Saat ini masih menunggu proses pemulangan jenazah menuju Bali,” jelasnya.

Sementara itu, pada Minggu pagi sebelum korban ditemukan, tim SAR gabungan melakukan pencarian dengan mengerahkan dua alat utama SAR. Basarnas mengoperasikan satu unit rigid inflatable boat (RIB) dengan lima personel yang menyisir perairan ke arah barat dari lokasi kejadian dengan radius pencarian hingga 20 mil laut.

Baca Juga:   Parade Ogoh-ogoh Mini Kolaborasi TK/PAUD Se-Kabupaten Jembrana

Di sisi lain, satu unit rubber boat milik Balawista Pantai Sanur juga dikerahkan untuk melakukan pencarian di sepanjang pesisir Pantai Sanur. Dengan ditemukannya jenazah I Wayan Suta, operasi pencarian dan pertolongan resmi dinyatakan ditutup. Seluruh unsur SAR yang terlibat kemudian kembali ke kesatuan masing-masing. (BC5)