Hari Ketiga Pencarian Korban Banjir Bandang Banjar, Anak 12 Tahun Ditemukan Meninggal di Perairan Dencarik

0
11
Banjir Bandang di Banjar
Jenazah korban saat dievakuasi tim SAR. (ist)

balibercerita.com –
Operasi pencarian korban banjir bandang di Desa Banjar, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, kembali membuahkan hasil pada hari ketiga pencarian, Minggu (8/3). Tim SAR gabungan menemukan satu korban dalam kondisi meninggal dunia di perairan Dencarik. Korban bernama Kadek Wahyu (12). Jasad korban ditemukan sekitar pukul 15.42 Wita, di perairan Dencarik, sekitar 3,5 kilometer dari lokasi rumah korban.

Koordinator Pos SAR Buleleng, Kadek Donny, menjelaskan pencarian korban dilakukan dengan membagi area operasi menjadi empat titik, baik di darat maupun di perairan. “Pembagian tugas pencarian dibagi menjadi empat titik,” jelasnya.

Pencarian di laut dimulai sekitar pukul 08.30 WITA dengan mengerahkan satu rubber boat. Empat personel dari Pos SAR Buleleng bersama Balawista melakukan penyisiran dari Pantai Banjar ke arah barat. Sementara itu, rubber boat milik Polair Polres Buleleng dengan tiga personel bergerak ke arah utara.

Baca Juga:   Posko Nataru 2025/2026 Aktif, Bandara Ngurah Rai Siaga Hadapi Lonjakan 1,5 Juta Penumpang

Di lokasi berbeda, tim SAR lainnya melakukan pencarian di sepanjang aliran Sungai Banjar menuju pantai serta di sekitar lokasi ditemukannya korban pertama. Pencarian juga dibantu alat berat untuk mengangkat timbunan material besar yang terbawa arus banjir.

Sekitar pukul 11.40 Wita, tim pencarian laut kembali sandar di Pantai Banjar dengan hasil nihil. Pencarian kemudian dilanjutkan pada pukul 14.00 Wita dengan penyisiran kedua. Rubber boat Pos SAR Buleleng kembali bergerak ke arah barat, disusul rubber boat Polair Polres Buleleng yang bergerak ke arah timur sekitar pukul 15.07 wita. Pada penyisiran tersebut, tim akhirnya menemukan jasad korban. “Pencarian di perairan menemukan target kurang lebih pukul 15.42 Wita,” ungkap Donny.

Baca Juga:   Gubernur Bali Tegaskan Penertiban Usaha Ilegal Demi Tegaknya Tata Ruang

Saat ditemukan, korban dalam kondisi meninggal dunia dan masih mengenakan kaos berwarna biru. Ciri-ciri tersebut sesuai dengan identitas korban yang sebelumnya dilaporkan hilang. Selanjutnya, jenazah korban dievakuasi menuju RSUD Buleleng untuk penanganan lebih lanjut.

Baca Juga:   16 Februari, Penerbangan Internasional Kedua Bakal Mendarat di Bali

Dengan ditemukannya Kadek Wahyu, hingga hari ketiga operasi SAR tercatat tiga korban telah ditemukan. Sebelumnya, tim SAR gabungan telah menemukan dua korban lainnya yakni Dewa Ketut Adi Suarjana (55) dan Komang Suci (44).

Operasi SAR hari ketiga ditutup dengan debriefing pada pukul 17.30 Wita. Tim SAR gabungan akan melanjutkan kembali proses pencarian pada hari berikutnya. Dalam operasi pencarian tersebut, puluhan personel dari berbagai unsur terlibat, di antaranya Basarnas, Polres Buleleng, Kodim 1609/Buleleng, BPBD Buleleng, Polairud, Brimob, PMI, Satpol PP, Balawista, relawan rescue, hingga masyarakat setempat yang turut membantu proses pencarian korban. (BC5)