balibercerita.com –
Perayaan HUT ke-16 berdirinya Kota Mangupura berlangsung meriah dengan pesta rakyat bertajuk Mangucita. Sejumlah musisi tampil menghibur warga, termasuk grup punk rock Superman is Dead (SID) yang sekaligus menyampaikan harapan mereka terkait arah pembangunan Mangupura ke depan.
Dalam kesempatan itu, para personel SID menyoroti pentingnya penataan kota yang berkelanjutan. Mulai dari perlindungan jalur hijau hingga pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Kabupaten Badung.
Vokalis SID, Bobby Kool menyampaikan ucapan selamat ulang tahun untuk Kota Mangupura yang kini berusia 16 tahun. Ia berharap kota ini dapat terhindar dari banjir dan tetap mempertahankan kawasan terbuka hijaunya. “Kalau itu benar-benar jalur hijau, itu yang membuat Bali hancur,” ujar Bobby.
Bassist SID, Eka Rock juga menegaskan pentingnya kawasan hijau sebagai ruang resapan air. “Tolong tekankan jangan sembarang untuk membangun,” katanya.
Bobby kemudian melanjutkan bahwa pemerintah harus serius menata wilayah. Bahkan jika tidak dapat menjaga jalur hijau, pemerintah diminta mundur. “Kalau kalian (pemerintah) tidak bisa menangani itu, lebih baik kalian mundur,” tegasnya.
Selain soal lingkungan, SID juga menyoroti persoalan kemacetan akibat banyaknya proyek yang berjalan bersamaan. Eka berharap pemerintah lebih mendengar masukan masyarakat dan memikirkan dampak mobilitas. “Macetnya dimana mana, Bali sudah jalan kecil tolong dibagi proyeknya. Tolong kemacetannya diurai,” ujarnya.
Sementara itu, drummer SID, Jerinx mengkritisi pola pelaksanaan proyek galian di akhir tahun. Ia menilai banyak pengerjaan dilakukan tanpa urgensi yang jelas. “Kenapa yang tidak rusak diperbaiki lagi. Bukan cuma macet, tapi debunya itu dalam tanda kutip membunuh masyarakat pelan-pelan, kenapa setiap bulan ber ber itu ada galian dimana-mana, ada debu dimana-mana,” papar JRX. (BC9)



















