Genius City Hadir di Bali, Nuanu dan Genius Group Investasi Rp233 Miliar untuk Wujudkan Edukasi Berbasis AI

0
145
Nuanu
CEO of Genius Group, Roger James Hamilton (kiri) dan CEO of Nuanu Creative City, Lev Kroll. (ist)

balibercerita.com –
Nuanu Creative City resmi menggandeng Genius Group Limited (NYSE American: GNS) untuk meluncurkan Genius City, kawasan khusus di dalam Nuanu yang berfokus pada pendidikan berbasis kecerdasan buatan (AI). Proyek senilai Rp233 miliar (USD14 juta) ini akan dikembangkan di Tabanan sebagai model pembelajaran masa depan yang menggabungkan teknologi, kreativitas, dan hubungan manusia.

CEO Nuanu Creative City, Lev Kroll menegaskan bahwa kolaborasi ini sejalan dengan visi Nuanu menjadikan edukasi sebagai pilar utama kawasan. “Bagi kami, belajar adalah bagian menyenangkan dari perjalanan ini. Kami percaya edukasi berkelanjutan, baik formal maupun informal adalah sumber kebahagiaan dan cara paling efektif untuk berkembang. Menemukan mitra yang bisa menyediakan kesempatan belajar menyenangkan bagi banyak orang adalah suatu keistimewaan,” ujarnya.

Baca Juga:   Perdana, Andra And The Backbone Bawakan Lagu Terbaru di Bali

Genius City akan menjadi cetak biru (blueprint) untuk bagaimana teknologi AI dapat diterapkan secara harmonis dalam pembelajaran yang berorientasi pada manusia. Kolaborasi antara Nuanu dan Genius Group mencakup dua proyek utama.

Pertama, kerja sama dengan ProEd Global School untuk mengintegrasikan model Genius School dan Genius Apprentice dalam kurikulum yang sudah ada, dengan fokus pada pengembangan keterampilan teknologi dan AI. Kedua, pengembangan ruang retret perusahaan dan komunitas pengusaha, yang akan dilengkapi dengan fasilitas konferensi, akselerator bisnis, serta ruang untuk lokakarya dan retret.

Baca Juga:   Deretan Ajang Spektakuler di Arab Saudi yang Wajib Dicatat oleh Wisatawan Indonesia

CEO Genius Group, Roger James Hamilton menyebutkan bahwa kerja sama ini merupakan hasil diskusi selama setahun terakhir. “Kami sangat antusias meluncurkan model Genius City bersama Nuanu. Ini adalah kesempatan untuk merumuskan ulang masa depan edukasi di kawasan kreatif yang sudah beroperasi, tempat masyarakat bisa belajar tentang teknologi, ekonomi berbasis layanan manusia, serta ekologi berkelanjutan,” katanya.

Baca Juga:   Berencana Wisata ke Bali, Ini Enam Tradisi Unik yang Recommended Disaksikan

Dari dua proyek tersebut, Nuanu dan Genius Group memproyeksikan pendapatan tahunan lebih dari Rp333 miliar (USD20 juta) dan laba sekitar Rp99 miliar (USD6 juta) dalam empat tahun. Kerja sama ini sekaligus menjadi salah satu investasi terbesar di bidang edukasi di Bali, memperkuat posisi pulau ini bukan hanya sebagai destinasi wisata, tetapi juga sebagai pusat pembelajaran dan inovasi global. (BC5)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini