Erick Thohir Optimis Jelang Laga Krusial Kontra China

0
268
Erick Thohir
Erick Thohir. (ist)

Denpasar, balibercerita.com –
Menghadapi China dalam lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2026 menjadi pertandingan krusial bagi Timnas Indonesia. Hal ini mendapatkan perhatian khusus Ketua Umum PSSI, Erick Thohir.

“Kita fokus dulu melawan China. Kalau kita melawan China tidak mendapatkan 3 poin, saya rasa berat sekali kita untuk melaju ke play off. Sedangkan target kita paling tidak ranking 3-4, supaya kita play off,” ucapnya.

Baca Juga:   Kaum Perempuan di Banjar Legian Kelod Ikuti Lomba Karaoke dan Busana Adat

Saat menghadapi China, timnas akan kehilangan beberapa pemain inti. Hal ini dikarenakan ada 3-4 pemain starter yang mendapatkan kartu kuning seperti Martin Paes dan Marcelino Ferdinan, kemudian Ragnar Oratmangoen yang sedang cedera. Ia juga sedang menunggu Sandy Walsh yang sedang masa recover.

Untuk Eliano Reijnders, diputuskan tidak bisa bergabung karena ada urusan keluarga (istrinya dalam proses melahirkan). Sementara, Kevin Diks masih bermain satu pertandingan lagi di Liga Belanda.

Baca Juga:   Cair, Bantuan Hari Raya Rp2 Juta Per KK di Badung

“Saya rasa Kevin Diks setelah 1 pertandingan kita doakan tidak ada cedera yang dialami. Kemarin ia main di babak kedua selama 45 menit dan juga mendapat kesempatan mencetak gol dari kotak pinalti. Kita harapkan di game berikutnya dia dalam kondisi baik, sehingga bisa bergabung di pemusatan latihan,” harapnya.

Baca Juga:   Terlibat Kasus Pengeroyokan, Tiga WNA Dideportasi Dari Bali

Meski beberapa pemain absen, Erick tetap percaya diri dengan kedalaman skuad saat ini. Ketika dulu ada pemain cedera, timnas belum mempunyai pemain 2×11. Ia merasa confident karena saat ini di setiap lini selalu mempunyai pemain yang kualitasnya sama.

“Setiap lini memiliki pelapis berkualitas, jadi tidak ada lagi istilah starter dan cadangan. Ini penting untuk menjaga kestabilan tim,” pungkasnya. (BC5)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini