Jaga Kebersihan dan Berdayakan Warga Jadi Pesan di Tengah Tumbuhnya Usaha Kafe di Pantai Kedonganan

0
10
Pantai Kedonganan
Salah satu kafe di Pantai Kedonganan. (ist)

balibercerita.com –
Di tengah semakin berkembangnya kawasan kuliner Pantai Kedonganan sebagai salah satu magnet wisata di Badung, pelaku usaha pariwisata diingatkan agar tidak hanya berorientasi pada keuntungan bisnis. Keberadaan usaha kuliner di kawasan pesisir tersebut juga diharapkan mampu menjadi sarana pemberdayaan masyarakat, meningkatkan kualitas sumber daya manusia lokal, serta turut menjaga kebersihan dan keamanan destinasi wisata.

Harapan tersebut disampaikan Camat Kuta, Dewa Ngurah Bhayudewa saat menghadiri pembukaan Lumira Kafe di Pantai Kedonganan. Menurutnya, pertumbuhan usaha pariwisata akan memberikan dampak yang lebih besar apabila manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat sekitar.

Ia menilai kehadiran Lumira menjadi bagian dari upaya memperkuat sektor pariwisata Badung yang saat ini diarahkan pada konsep pariwisata berkualitas dan berkelanjutan. Karena itu, setiap usaha yang berkembang di kawasan wisata diharapkan tidak hanya menghadirkan layanan bagi wisatawan, tetapi juga membuka peluang bagi masyarakat lokal untuk ikut tumbuh dan berkembang.

Baca Juga:   Atlas Beach Fest Siap Jadi Daya Tarik Baru Pariwisata Bali

“Harapan kami, kehadiran Lumira tidak hanya memberikan nilai tambah bagi industri pariwisata, tetapi juga membuka ruang pemberdayaan masyarakat dan menjadi sarana edukasi bagi SDM lokal sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh wilayah sekitar,” ujarnya.

Menurut Bhayudewa, salah satu tantangan pariwisata ke depan adalah menyiapkan sumber daya manusia yang memiliki kemampuan dan daya saing. Untuk itu, pelaku usaha diharapkan dapat memberikan kesempatan kepada masyarakat sekitar untuk belajar, memperoleh pengalaman kerja, dan meningkatkan kompetensi di bidang pariwisata.

Baca Juga:   Sekaa Gong Ejo Bang Hadirkan Napak Pertiwi di PKB 2025

Selain pemberdayaan masyarakat, ia juga menyoroti pentingnya menjaga kebersihan kawasan wisata. Menurutnya, kebersihan merupakan faktor utama yang menentukan kenyamanan wisatawan sekaligus mencerminkan kualitas sebuah destinasi. “Kebersihan harus menjadi perhatian bersama karena pariwisata berkualitas tidak bisa dilepaskan dari lingkungan yang bersih dan terawat,” tegasnya.

Ia menambahkan, aspek keamanan juga menjadi elemen penting dalam mendukung keberlangsungan sektor pariwisata. Wisatawan akan merasa nyaman berkunjung apabila destinasi mampu memberikan rasa aman selama mereka menikmati berbagai aktivitas wisata. “Di samping itu, aspek keamanan juga menjadi atensi utama agar wisatawan merasa nyaman selama berada di Kuta,” tambahnya.

Baca Juga:   Kapal Cepat Rute Denpasar–Banyuwangi Resmi Beroperasi, Waktu Tempuh Hanya Tiga Jam

Dengan semakin banyaknya usaha kuliner yang tumbuh di kawasan Kedonganan, Bhayudewa berharap seluruh pelaku usaha dapat berperan aktif dalam menjaga kualitas destinasi. Tidak hanya melalui pelayanan yang baik, tetapi juga dengan mendukung pemberdayaan masyarakat, menjaga kebersihan lingkungan, serta menciptakan suasana yang aman dan nyaman bagi wisatawan. Dengan demikian, pertumbuhan pariwisata dapat berjalan selaras dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat. (BC5)