balibercerita.com –
Enam pemancing mengalami momen menegangkan setelah perahu yang mereka tumpangi terbalik di perairan Sanggalangit, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Rabu (3/6) malam. Beruntung, seluruh korban berhasil ditemukan dan dievakuasi dalam keadaan selamat oleh tim SAR gabungan pada Kamis (4/6) dini hari.
Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 22.49 Wita. Sebelumnya, keenam korban berangkat melaut untuk memancing sekitar pukul 18.00 Wita. Aktivitas yang awalnya berlangsung normal berubah menjadi situasi darurat ketika perahu yang mereka gunakan tiba-tiba terbalik di tengah laut. Dalam kondisi gelap dan jauh dari daratan, para pemancing terpaksa bertahan di perairan sambil menunggu bantuan datang.
Informasi kejadian kemudian diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar pada pukul 23.15 Wita dari Dana, petugas KSOP Celukan Bawang. Mendapat laporan tersebut, tim SAR langsung bergerak cepat melakukan koordinasi dengan Pos Polairud dan unsur terkait lainnya untuk melaksanakan operasi penyelamatan.
“Kami melaksanakan persiapan, kurang lebih pukul 23.30 Wita kami melaksanakan pencarian. Target berangkat dari Celukan Bawang,” ujar Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng, Kadek Donny Indrawan.
Sebanyak enam personel SAR diterjunkan menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) 04 Buleleng menuju lokasi kejadian. Berpacu dengan waktu dan kondisi malam hari di laut, tim menyisir area yang menjadi titik perkiraan keberadaan korban.
Upaya pencarian membuahkan hasil kurang dari satu jam setelah tim bergerak. Pada pukul 00.58 Wita, keenam korban berhasil ditemukan pada koordinat 8°09’12.4″ LS dan 114°46’03.2″ BT dalam keadaan selamat. Tim SAR gabungan kemudian segera melakukan proses evakuasi. Seluruh korban berhasil dievakuasi hingga pukul 01.13 Wita sebelum dibawa menuju Pelabuhan Celukan Bawang.
Adapun enam korban yang berhasil diselamatkan masing-masing Hamdan (50) asal Yeh Biu, Singaraja; Herry Noval Putra (28) asal Singaraja; Basirun (40) asal Candi Kuning; Amirul Umara (29) asal Singaraja; Haris Maulana (36) asal Singaraja; dan Amir Sarifudin (43) asal Singaraja.
Operasi SAR melibatkan Pos SAR Buleleng, Pos TNI AL Celukan Bawang, Pos Polairud Celukan Bawang, KSOP Celukan Bawang, Polsek Celukan Bawang, keluarga korban, serta masyarakat setempat. (BC5)


















