Pelabuhan Perikanan Modern Pengambengan Segera Dibangun, Kapal Nelayan di Pelabuhan Benoa Mulai Dipindah Bertahap pada 2027

0
8
Pelabuhan Benoa
Deretan kapal nelayan di Pelabuhan Benoa. (BC5)

balibercerita.com –
Transformasi besar tengah menanti kawasan Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pengambengan, Jembrana. Setelah melalui berbagai tahapan persiapan, proyek pembangunan pelabuhan perikanan modern yang digadang-gadang menjadi salah satu pusat industri perikanan terbesar di Bali ini akan segera memasuki fase konstruksi.

Kepala PPN Pengambengan, Kartono mengungkapkan, kontrak proyek direncanakan berakhir pada akhir Juli 2026. Selanjutnya, prosesi groundbreaking atau peletakan batu pertama dijadwalkan berlangsung pada minggu ketiga Agustus mendatang.

“Sesuai rencana, akhir bulan ini kontraknya selesai. Kemudian groundbreaking akan dilaksanakan pada minggu ketiga bulan Agustus,” ujar Kartono saat mendampingi kunjungan Menkoinfra, Agus Harimuti Yudhoyono di Pelabuhan Benoa pada Selasa (21/7).

Baca Juga:   Long Weekend Iduladha, Pertamina Tambah 212 Ribu Tabung LPG untuk Bali

Pembangunan pelabuhan modern tersebut tidak hanya menghadirkan infrastruktur baru, tetapi juga menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas layanan perikanan, aktivitas bongkar muat hasil tangkapan, hingga mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir di Jembrana. Seiring pembangunan fasilitas baru, proses pemindahan kapal-kapal yang saat ini beroperasi di kawasan Pelabuhan Benoa juga telah disiapkan secara bertahap.

Kartono menjelaskan, perpindahan armada nelayan akan dimulai pada 2027, menyesuaikan kesiapan fasilitas yang dibangun. Dengan skema tersebut, aktivitas nelayan dan industri perikanan diharapkan tetap berjalan tanpa gangguan selama masa transisi. Pemerintah juga menargetkan seluruh proses relokasi dapat tuntas pada akhir 2028.

Baca Juga:   Seribu PMI Asal Bali Dilepas Kerja ke Bulgaria

Kartono memastikan sosialisasi kepada para nelayan dan pelaku usaha perikanan telah dilakukan. Respons yang diterima pun cukup positif karena sebagian besar pihak telah memahami manfaat yang akan diperoleh dari keberadaan pelabuhan modern tersebut. “Kalau kegiatan sosialisasi sudah dilakukan. Mereka juga sudah siap. Jadi kalau fasilitas di sana sudah jadi, mereka akan secara bertahap berpindah ke sana,” jelasnya.

Baca Juga:   OJK Nilai Kinerja BPD Mampu Bersaing di Industri Perbankan Nasional

Pembangunan pelabuhan modern Pengambengan diharapkan menjadi tonggak baru bagi sektor kelautan dan perikanan Bali. Selain meningkatkan daya saing industri perikanan, proyek ini juga diyakini mampu memperkuat posisi Pengambengan sebagai sentra perikanan strategis di Indonesia bagian timur.

Ketika seluruh fasilitas rampung dan operasional terpusat di kawasan baru pada 2028, Pengambengan tidak hanya akan menjadi pelabuhan perikanan yang lebih modern dan tertata, tetapi juga simbol kebangkitan ekonomi maritim Jembrana yang selama ini dikenal sebagai salah satu lumbung perikanan Bali. (BC5)