Pemerintah Tegaskan Pariwisata Jadi Motor Ekonomi Nasional

0
3
Pariwisata
Menpar saat membuka BBTF 2026. (ist)

balibercerita.com –
Pemerintah pusat menegaskan komitmennya menjadikan sektor pariwisata sebagai salah satu motor utama pertumbuhan ekonomi nasional. Komitmen tersebut mengemuka dalam pembukaan The 12th Bali & Beyond Travel Fair (BBTF) 2026 yang digelar di Nusa Dua, Bali, Kamis (28/5) malam, dengan menghadirkan pelaku industri pariwisata dari berbagai negara.

Menteri Pariwisata RI, Widiyanti Putri Wardhana mengatakan penyelenggaraan BBTF 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat hubungan antara industri pariwisata Indonesia dengan pasar internasional. Ajang ini dinilai sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan daya saing sektor pariwisata melalui pengembangan produk wisata berkualitas dan berkelanjutan.

Mengusung tema “Redefining Indonesia’s Gastronomy Journey: A Celebration of Taste, Culture, and Sustainable Heritage”, BBTF tahun ini menghadirkan gastronomi sebagai pintu masuk untuk memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada dunia sekaligus memperluas peluang kerja sama bisnis pariwisata.

Baca Juga:   Distribusi Energi Aman Selama Lebaran 2026, Kecelakaan di Bali Ikut Menurun

Menurut Widiyanti, pariwisata memiliki peran strategis yang tidak hanya berkaitan dengan kunjungan wisatawan, tetapi juga memberikan dampak luas terhadap perekonomian nasional. “Pariwisata bukan hanya tentang destinasi, tetapi juga tentang pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja, pembangunan daerah, dan tentunya kepercayaan diri Indonesia di pasar pariwisata global,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa arahan Presiden RI Prabowo Subianto dan Wakil Presiden RI menempatkan sektor pariwisata sebagai salah satu instrumen penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Oleh karena itu, pemerintah terus memperkuat konektivitas antara pelaku industri dengan pasar internasional agar manfaat ekonomi yang dihasilkan dapat dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat.

Melalui BBTF, pemerintah berharap terbuka lebih banyak peluang promosi destinasi, investasi, serta kerja sama bisnis yang dapat memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi wisata unggulan dunia.

Baca Juga:   Peserta BBTF 2026 Lampaui Target, Transaksi Diproyeksi Turun

Dukungan terhadap penyelenggaraan BBTF juga disampaikan Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, melalui sambutan video. Ia memberikan apresiasi kepada ASITA Bali yang selama 12 tahun konsisten menjaga keberlangsungan BBTF sebagai salah satu ajang promosi pariwisata Indonesia di tingkat internasional.

“Saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Asita Bali atas penyelenggaraan Bali and Beyond Travel Fair ke-12. Dua belas tahun perjalanan BBTF merupakan wujud ketangguhan, kemitraan, dan keyakinan bersama terhadap masa depan pariwisata Indonesia,” ujar Gibran.

Menurutnya, Indonesia memiliki potensi wisata yang sangat besar dan harus terus didukung dengan peningkatan kualitas layanan serta penerapan prinsip keberlanjutan. Pemerintah, kata dia, berkomitmen menciptakan sektor pariwisata yang aman, nyaman, berkualitas, dan mampu menghadirkan pengalaman autentik bagi wisatawan.

Baca Juga:   Bupati Adi Arnawa Hadiri Peresmian Operasionalisasi 1.061 KDKMP

Lebih lanjut, Gibran berharap BBTF dapat terus berkembang sebagai ruang kolaborasi internasional yang mempertemukan berbagai pemangku kepentingan untuk bersama-sama membangun masa depan pariwisata Indonesia. “Saya juga berharap BBTF dapat terus menjadi wadah kolaborasi dinamis yang mampu menyatukan berbagai stakeholder dari berbagai negara, yang memberikan dampak nyata bagi kemajuan pelaku industri wisata lokal, serta mendorong transisi pariwisata Indonesia yang mampu menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan kelestarian alam serta budaya,” harapnya.

Penyelenggaraan BBTF 2026 menjadi bukti bahwa pariwisata tidak hanya berperan sebagai sektor jasa, tetapi juga menjadi jembatan kerja sama internasional, penggerak ekonomi daerah, serta sarana memperkenalkan identitas dan kekayaan budaya Indonesia kepada dunia. (BC5)