Tabanan Raih Nilai 95,24, Tata Kelola Pengadaan Masuk Kategori Sangat Baik

0
57
Pengadaan Tabanan
Kepala LPBJ Tabanan, I Dewa Putu Mahendra. (ist)

balibercerita.com –
Pemerintah Kabupaten Tabanan mencatatkan prestasi membanggakan dalam bidang tata kelola pengadaan barang dan jasa. Melalui Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setda Tabanan, Pemkab Tabanan meraih nilai 95,24 dengan kategori sangat baik dalam Penilaian Final Indeks Tata Kelola Pengadaan (ITKP) Tahun 2025 yang dilakukan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).

Capaian tersebut menunjukkan tata kelola pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemkab Tabanan berada pada level tinggi, khususnya dalam aspek profesionalisme, efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas. ITKP merupakan instrumen nasional dalam reformasi birokrasi yang digunakan untuk mengukur kualitas penyelenggaraan pengadaan barang dan jasa pemerintah secara menyeluruh.

Baca Juga:   Rapat Paripurna Istimewa HUT ke-16 Mangupura, Bupati Adi Arnawa: Momentum Bersyukur dan Menguatkan Komitmen Membangun Badung

Tingginya nilai ITKP Pemkab Tabanan ditopang sejumlah indikator utama, diantaranya kompetensi dan kualifikasi sumber daya manusia pengadaan, tingkat kematangan unit kerja pengadaan barang/jasa (UKPBJ), serta optimalisasi pemanfaatan sistem pengadaan berbasis digital.

Baca Juga:   Perkuat Layanan Bantuan Hukum Desa, Pemkab Tabanan Sosialisasikan Peran Posbankum dan Paralegal di Baturiti

Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda Kabupaten Tabanan, I Dewa Putu Mahendra mengatakan, capaian tersebut menjadi motivasi bagi seluruh jajaran PBJ untuk terus meningkatkan kualitas layanan pengadaan. “Nilai sangat baik ini menjadi dorongan bagi kami untuk terus menjaga profesionalisme dan integritas, sekaligus mengoptimalkan digitalisasi layanan pengadaan agar semakin efektif dan efisien,” ujarnya, Jumat (23/1).

Baca Juga:   Komisi II DPRD Badung Bahas Penanggulangan Sampah di Kuta Selatan

Ia menambahkan, keberhasilan tersebut tidak lepas dari komitmen dan sinergi seluruh perangkat daerah dalam menerapkan prinsip pengadaan yang akuntabel. Ke depan, pihaknya berkomitmen terus memperkuat tata kelola pengadaan yang bersih, transparan, dan berdaya saing guna mendukung percepatan pembangunan. “Kami juga berkomitmen dalam peningkatan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Tabanan,” tegas Mahendra. (BC13)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini