balibercerita.com –
Cimory menggelar Miss Cimory Awards 2026 sebagai ajang apresiasi terhadap kinerja dan kontribusi para mitra Miss Cimory sepanjang 2025. Sebanyak lebih dari 460 ibu rumah tangga menerima penghargaan atas peran mereka dalam menggerakkan ekonomi domestik melalui program kemitraan yang dijalankan Cimory.
Melalui program Miss Cimory, perusahaan menekankan peran ibu rumah tangga tidak hanya sebagai pencari tambahan pendapatan, tetapi juga sebagai pengelola keuangan keluarga. Program ini dirancang untuk membuka akses kemandirian finansial bagi para ibu tanpa harus meninggalkan peran utama mereka di rumah.
“Sejak awal, Miss Cimory bukan tentang jualan semata. Program ini lahir dari keyakinan bahwa ibu rumah tangga punya potensi besar sebagai pengambil keputusan finansial keluarga. Mereka adalah CFO dari teras rumah,” ujar Direktur Cimory Group Hendri Viarta, Jumat (23/1).
Program Miss Cimory telah berjalan sejak 2013 dan saat ini menaungi lebih dari 10.000 ibu rumah tangga yang tersebar di 17 provinsi. Skema kemitraan yang diterapkan tidak mensyaratkan modal awal maupun jaminan. Para peserta mendapatkan pendampingan dan pelatihan rutin di Cimory Center, termasuk melalui kegiatan Noon Ceremony yang berlangsung setiap hari pukul 13.00.
Dalam sesi tersebut, para mitra mendapatkan pembekalan terkait komunikasi, pengembangan diri, hingga literasi digital. Kegiatan ini dijadwalkan setelah para ibu menyelesaikan pekerjaan domestik di pagi hari.
Pada Miss Cimory Awards 2026, penghargaan diberikan kepada 461 mitra berprestasi. Rinciannya terdiri atas 199 penerima kategori Growth Business dan 211 penerima kategori Growth People. Selain itu, masing-masing 25 penghargaan diberikan untuk kategori Meat Product dan Cimory Milk & Dairy, serta satu penghargaan utama untuk Miss Cimory Terbaik 2026.
Menurut Hendri, capaian para penerima penghargaan berkaitan erat dengan konsistensi dan kedisiplinan dalam mengikuti program. “Pemenang kami adalah mereka yang konsisten hadir di Noon Ceremony (NC) pukul 13.00 dan memiliki integritas tinggi. Kami ingin memperkuat pribadi para ibu dari sosok yang mungkin dulunya pemalu menjadi ibu profesional yang disiplin, jujur, dan berwawasan luas,” katanya.
Ia menambahkan, kedisiplinan tersebut turut berdampak pada penghasilan para mitra, yang rata-rata setara dengan upah minimum regional (UMR), bahkan sebagian diantaranya melampaui angka tersebut.
Pendapatan yang diperoleh para Miss Cimory kemudian dikelola untuk berbagai kebutuhan jangka panjang, seperti pendidikan anak, tabungan kesehatan, persiapan hari tua, hingga pengembangan usaha keluarga di lingkungan sekitar.
“Kami melihat ada perubahan cara berpikir. Para ibu ini tidak sekadar mencari tambahan uang belanja, mereka sedang merancang masa depan. Mereka belajar mengelola risiko dengan berinvestasi dan membangun aset. Ini adalah bukti nyata kemandirian finansial yang berkelanjutan,” ujar Hendri.
Dampak program ini juga terlihat pada capaian pendidikan keluarga mitra. Sepanjang 2025, tercatat 29 anak Miss Cimory berhasil menyelesaikan pendidikan sarjana (S1). Sebagai bagian dari peningkatan kesejahteraan mitra, Cimory juga menambah kuota program Umrah menjadi 90 orang pada tahun ini.
Miss Cimory Awards 2026 mencerminkan dampak program yang tidak hanya berfokus pada pertumbuhan bisnis, tetapi juga pada perluasan akses produk bernutrisi, pembangunan sumber daya manusia melalui pendidikan, serta dukungan terhadap upaya peningkatan kesejahteraan dan inklusi ekonomi.
Menutup pernyataannya, Hendri mengajak lebih banyak ibu rumah tangga untuk bergabung dalam program tersebut. “Program Miss Cimory menyediakan sistem kemitraan tanpa modal dan tanpa jaminan yang berasaskan kepercayaan. Kami ingin setiap ibu di Indonesia memiliki kesempatan untuk menjadi berdaya, mandiri, dan visioner demi masa depan keluarga mereka,” katanya.
Untuk diketahui, pendaftaran program Miss Cimory dapat dilakukan melalui akun Instagram @misscimory.id atau dengan mendatangi Cimory Center terdekat. (BC13)

















