Denpasar, balibercerita.com –
Dr. Ir. I Made Agus Aryawan, S.T., M.T., dinobatkan sebagai lulusan terbaik dari Program Doktor Ilmu Lingkungan Pascasarjana Universitas Udayana, dikarenakan memperoleh predikat Cumlaude. Hal itu membuat dirinya terpilih mewakili calon wisudawan untuk memberikan kesan dan pesan selama menempuh pendidikan di Unud, dalam acara pelantikan insinyur dan pelepasan calon wisudawan Pascasarjana Universitas Udayana ke 118 Periode V Tahun 2023 yang bertempat di gedung Aula Pascasarjana Universitas Udayana, Selasa (10/10).
Pada kesempatan itu, Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Badung ini juga diberikan piagam penghargaan oleh Wakil Direktur Bidang Akademik dan Perencanaan Pascasarjana Universitas Udayana Prof. Dr. Eng. Ir. Ni Nyoman Pujianiki, S.T., M.T., M.Eng. IPM.
Sebagai calon wisudawan pascasarjana terbaik, Agus Aryawan menyampaikan bahwa selain prestasi akademik, para lulusan juga harus memiliki softskill dan integritas, agar ilmu pengetahuan yang telah didapat di kampus bermanfaat bagi keluarga, masyarakat, bangsa dan negara. Kemampuan berkolaborasi dan membuka jaringan seluas-luasnya penting dilakukan, agar mampu eksis dalam persaingan kerja yang semakin ketat.
“Ilmu pengetahuan adalah harta karun yang tidak akan hilang dan selalu mengikuti pemiliknya kemana pun. Saya mengajak para lulusan untuk terus belajar. Hal itu tidak terbatas hanya di sekolah, karena dalam kehidupan nyata, banyak pelajaran berharga yang bisa di dapatkan,” ungkap Agus Aryawan.
Melalui kesempatan itu, Agus Aryawan tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada seluruh civitas akademika Pascasarjana Universitas Udayana yang telah memfasilitasi selama studi hingga berhasil menuju titik akhir. Ia berharap agar ilmu pengetahuan yang diperoleh selama kuliah nantinya dapat diimplementasikan untuk kesejahteraan masyarakat dan berkontribusi untuk kemajuan Universitas Udayana.
Wakil Direktur Bidang Akademik dan Perencanaan Pascasarjana Universitas Udayana Prof. Ni Nyoman Pujianiki dalam sambutannya mengajak para insinyur dan calon wisudawan untuk senantiasa terus belajar. Belajar tidak boleh berhenti sampai karena pada hakikatnya pembelajaran dilakukan sampai akhir hayat (long life education).
Di acara ini, sebanyak 31 orang insinyur dilantik dan dilepas untuk diwisuda. Mereka terdiri dari 3 orang calon wisudawan dari program studi Doktor Ilmu Lingkungan, 7 orang dari program studi Magister Ilmu Lingkungan, 1 orang dari Magister Ergonomi dan Fisiografi Kerja, dan 20 orang dari Program Profesi Insinyur. (BC5)



















