balibercerita.com –
Air minum dalam kemasan (AMDK) merk Baliss milik Pemerintah Kabupaten Badung mulai bergerak memperluas pangsa pasar. Produk yang diproduksi PT Badung Hebat Jaya, anak perusahaan Perumda Air Minum Tirta Mangutama itu kini mulai dipasarkan ke berbagai segmen dengan mengedepankan kualitas dan harga yang kompetitif.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Mangutama, Wayan Suyasa mengatakan, perkembangan Baliss mulai menunjukkan respons positif dari pasar. Distribusi produk tersebut sudah menjangkau sejumlah daerah di luar Badung melalui jaringan agen yang telah terbentuk. “Baliss sudah mulai bergerak mengikuti situasi pasar. Kalau di Bangli, produk kita sudah beredar melalui rekan,” ujarnya, Jumat (5/6).
Menurut Suyasa, hingga saat ini belum ada regulasi yang mewajibkan penggunaan Baliss di lingkungan pemerintah maupun instansi tertentu. Langkah tersebut dilakukan untuk tetap menjaga iklim persaingan usaha yang sehat.
Meski demikian, pihaknya terus melakukan pendekatan dan penawaran kepada sejumlah kantor dengan menawarkan harga yang bersaing serta kualitas produk yang sesuai kebutuhan konsumen. “Belum ada kewajiban menggunakan Baliss. Namun kami sudah melakukan pendekatan dan menawarkan produk ini ke sejumlah kantor dengan harga yang kompetitif,” katanya.
Suyasa menjelaskan, sejumlah konsumen yang telah mencoba Baliss memberikan respons positif terhadap kualitas air yang dihasilkan. Baliss juga mulai diarahkan untuk masuk ke sektor perhotelan dan restoran. Meski masih dalam tahap proses penjajakan, peluang pasar di sektor tersebut dinilai cukup potensial.
“Untuk hotel dan restoran masih berproses, tetapi kami bergerak ke arah sana. Bisnis ini terbuka dan kami membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin menjadi agen maupun subagen Baliss,” jelasnya.
Untuk mendukung distribusi, pihaknya juga telah menyiapkan fasilitas pergudangan yang nantinya digunakan sebagai pusat penyimpanan dan pengiriman produk kepada pelanggan. Dengan langkah tersebut, Baliss diharapkan semakin dikenal masyarakat sekaligus mampu memperluas jaringan pemasaran AMDK lokal milik Kabupaten Badung. (BC5)

















