Tabanan, balibercerita.com –
Sebagai rangkaian peringatan Bulan Bung Karno sekaligus Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pemkab Tabanan melaksanakan kegiatan Merawat Pertiwi Taman Gumi Banten, di kawasan Pura Luhur Batukau, Desa Wongaya Gede, Kecamatan Penebel, Tabanan, Jumat (7/6). Kegiatan dipimpin Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya.
Kegiatan ini mengikutsertakan anggota DPRD Tabanan, Sekda Tabanan, para asisten setda, inspektur, para kepala OPD di lingkungan Pemkab Tabanan, Direktur BPD Cabang Tabanan, para kepala instansi vertikal termasuk camat se-Kabupaten Tabanan, para perbekel dan bendesa adat setempat, TP PKK, kelompok wanita tani, hingga komunitas pecinta lingkungan.
Merawat Pertiwi pagi hari tersebut tak hanya diisi penanaman tanaman upakara dan dapur hidup di areal Pura Batukau, namun juga diisi dengan pelaksanaan vaksinasi anjing sebagai wujud komitmen Pemkab Tabanan dalam menjaga Daerah Bebas Rabies, serta peninjauan pembangunan di Pura Beji dan penyerahan dana hibah kepada masyarakat di wantilan Pura Luhur Batukau.
Tanaman upakara dan dapur hidup yang ditanam terdiri dari jeruk limau, jeruk purut, daun salam, tingkih, pangi, bunut, beringin, kunyit, jahe, kencur, laos, cabai, dan sereh. Tak hanya itu, ada pula 137 pohon buah-buahan yang ditanam seperti alpukat, durian, mangga, klengkeng, sawo kecik, pohon cempaka,
“Dalam merawat alam lingkungan terus kita implementasikan, salah satunya dengan merawat pertiwi. Ini bukan hanya melakukan peninjauan dengan menanam pohon upakara bumi banten, jadi areal Batukau ini sangat suci, memang kita jaga kesakralan dan kesuciannya, di mana salah satunya juga kita edukasi masyarakat bagaimana kita menjaga alam lingkungan dengan menanam pohon-pohon yang bermakna. Saya tadi menanam pohon limau Bali. Walaupun limau ini kecil tapi maknanya luar biasa dan sangat diperlukan. Mudah-mudahan juga bisa menginspirasi buat masyarakat Tabanan Bali,” jelas Sanjaya. (BC13)



















