
Mangupura, balibercerita.com –
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung mulai menggencarkan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang merupakan bagian dari program nasional di bidang kesehatan. Launching CKG di Badung resmi dilaksanakan di SMPN 1 Mengwi pada 16 Agustus 2025.
Kepala Dinas Kesehatan Badung, dr. Made Padma Puspita mengatakan, kegiatan kick off CKG secara resmi digelar di SMPN 1 Mengwi. Namun, program ini sebenarnya sudah berjalan sejak 4 Agustus lalu.
“Kami upayakan seluruh sekolah di Badung kita sasar sehingga mendukung target provinsi untuk anak sekolah sekitar 700 ribuan,” ujar Padma Puspita, Jumat (22/8).
Ia menjelaskan, sesuai target Provinsi Bali, sasaran program mencakup anak-anak SD, SMP, SMA, kelompok umur hingga lansia. Total target pelaksanaan program di Bali diperkirakan mencapai 36 persen dari populasi atau sekitar 1,5 juta jiwa.
“Sudah ada jadwal di masing-masing sekolah dan pelaksanaannya dilakukan oleh puskesmas wilayah tersebut. Namun intinya, kami siap mensukseskan program nasional ini. Pemeriksaan dilakukan di sekolah, puskesmas, maupun dengan sistem jemput bola,” ungkapnya.
Dalam program CKG ini, Padma Puspita menyebutkan ada 13 pemeriksaan kesehatan yang dilakukan. Meski demikian, pemeriksaan bagi siswa dan masyarakat umum dibedakan.
“Ini bicara teknis tentunya banyak ya bedanya, seperti anak SD itu hanya diperiksa 13 jenis pemeriksaan. Pada dewasa pemeriksaannya lebih spesifik lagi,” terangnya.
Ia menegaskan, seluruh masyarakat Kabupaten Badung dapat memanfaatkan program ini. Terlebih CKG telah terintegrasi dengan BPJS Kesehatan sehingga masyarakat bisa langsung melakukan pemeriksaan gratis.
“Kalo pendaftaran bisa melalui (aplikasi) Satu Sehat atau langsung saja ke puskesmas. Di Kabupaten Badung kami sudah UHC rata-rata sudah aktif BPJS-nya,” jelasnya. (BC9)


















