Kendalikan Inflasi, Pemkot Denpasar Akan Gelar Operasi Pasar 

0
273
Inflasi
Wakil Wali Kota Denpasar Kadek Agus Arya Wibawa saat meninjau operasi pasar beberapa waktu yang lalu. (ist)

Denpasar, balibercerita.com –

Pemkot Denpasar bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), Perumda Pasar dan Bank Indonesia akan menggelar operasi pasar di Pasar Badung dan Pasar Kreneng. Itu akan digelar dari 22 Agustus hingga 22 Desember 2022. Adapun komoditas yang dijual berupa bawang merah, cabai merah besar dan kecil, minyak goreng, beras dan lain-lain. 

Wakil Wali Kota Denpasar Kadek Agus Arya Wibawa saat memimpin rapat dengan pimpinan OPD terkait di Kantor Wali Kota beberapa waktu lalu menyampaikan, operasi pasar ini untuk menindaklanjuti arahan Wali Kota agar harga komoditas bisa segera stabil. Pada operasi pasar kali ini komoditas seperti bawang merah, cabai merah besar dan kecil akan dijual dengan harga yang lebih murah dari pedagang atau di bawah harga pasaran. Hal ini dilakukan untuk menekan harga sehingga laju inflasi di Denpasar dapat dikendalikan. 

Baca Juga:   Pemprov Minta HKTI Fokus Penuhi Kebutuhan Pangan Krama Bali

“Inflasi kita bulan Juli 2022 sebesar 6,72 persen, lebih tinggi dari inflasi nasional sebesar 4,94 persen. Oleh karena itu, perlu dilakukan strategi untuk menekan laju inflasi salah satunya dengan operasi pasar murah,” ujar Arya Wibawa 

Baca Juga:   Gym Muay Thai Terbesar di Bali Hadir di Pecatu

Selanjutnya, Arya Wibawa menyampaikan untuk memudahkan masyarakat mengetahui informasi pelaksanaan operasi pasar maka sehari sebelumnya, informasi akan disampaikan melalui media cetak, media online dan media sosial Pemkot Denpasar serta melalui media massa lainnya. Selebihnya pihaknya juga sudah menugaskan Kadisperindag Kota Denpasar untuk menjajaki pelaksanaan operasi pasar bisa diperluas di pasar-pasar tradisional lainnya, sehingga lebih mudah diakses masyarakat.

Baca Juga:   Bupati Badung Terima Kunjungan Kerja Komite IV DPD RI

Sementara itu, Kepala Bagian Perekonomian Setda Kota Denpasar, I Made Saryawan menyampaikan pada pelaksanaan operasi pasar, komoditas yang dijual berupa cabai merah besar dan kecil, minyak goreng, beras serta bawang merah. “Untuk harga, karena kami sudah koordinasi langsung dengan pihak supplier tentu harga yang dijual di bawah harga para pedagang atau di bawah harga pasar,” katanya. 

Ia menambahkan, dengan adanya operasi pasar, harga cabai dan bawang merah bisa segera stabil dan kembali ke harga normal. (BC17)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini