Dua Pembalap Muda Indonesia Siap Berlaga di MotoGP 2026, Mandalika Jadi Titik Lahir Generasi Emas Balap Nasional

0
165
Mandalika
Dua pembalap muda Indonesia yang akan berlaga di MotoGP 2026. (ist)

balibercerita.com –
Pertamina Mandalika International Circuit di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, kembali menjadi sorotan dunia balap motor. Dikelola oleh PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney melalui anak perusahaannya, InJourney Tourism Development Corporation (ITDC), sirkuit ini kini melahirkan dua pembalap muda berbakat yang siap tampil rutin di ajang bergengsi MotoGP 2026, Veda Ega Pratama dan Mario Aji.

Keduanya bukan nama asing bagi publik pecinta balap nasional. Mario Aji tercatat konsisten tampil di Grand Prix Indonesia sejak 2022 hingga 2025, mulai dari latihan bebas Moto2 hingga kualifikasi dan balapan Moto3. Sementara, Veda Ega Pratama mencatat prestasi gemilang setelah menaklukkan Sirkuit Mandalika dalam ajang Idemitsu Asia Talent Cup Mandalika 2023.

Baca Juga:   Astera Terus Kampanyekan Better Days with Us

Direktur Utama InJourney, Maya Watono menyebut, kiprah kedua pembalap muda itu menjadi bukti nyata peran Mandalika dalam memajukan dunia balap Indonesia. “Kami sangat bangga atas capaian dua pembalap muda kebanggaan Indonesia, Veda Ega Pratama dan Mario Aji. Melalui kehadiran Sirkuit Mandalika, kami berkomitmen mendorong lahirnya generasi pembalap baru yang mampu berprestasi di level dunia. Sirkuit ini bukan sekadar arena balap kelas dunia seperti MotoGP, tetapi juga tempat tumbuhnya mimpi dan semangat anak bangsa,” ujarnya, Senin (3/11).

Sirkuit Mandalika kini telah mengantongi Homologasi Grade A dari Fédération Internationale de Motocyclisme (FIM), status tertinggi yang menandakan kelayakan penuh untuk menggelar ajang bergengsi seperti MotoGP.

Sejak menjadi tuan rumah MotoGP Indonesia pada 2022, Mandalika berperan besar dalam membuka akses bagi pembalap lokal untuk berlatih dan berkompetisi di lintasan dengan standar internasional. Infrastruktur berkelas dunia tersebut juga mendorong lahirnya ekosistem balap profesional, mulai dari pembalap, mekanik, hingga manajemen tim yang semakin memperkuat pondasi olahraga otomotif nasional.

Baca Juga:   The Forum Bali, Sajikan Menu Crispy Duck Recommended dan Musik Akustik Tiap Hari 

Selain itu, tampil di depan publik sendiri memberi dampak psikologis positif bagi pembalap nasional. Ajang seperti MotoGP dan Asia Talent Cup menjadi panggung penting dalam membangun rasa percaya diri dan mental juang mereka.

Sementara itu, Honda Team Asia (HTA) telah memastikan keikutsertaan dua pembalap muda lulusan Astra Honda Racing School (AHRS) untuk musim penuh MotoGP 2026. Veda Ega Pratama akan turun di kelas Moto3, sementara Mario Aji naik ke kelas Moto2.

Baca Juga:   Pesta Rakyat GWK 2025, Selebrasi Megah Rayakan Kemerdekaan RI

Veda, pembalap asal Gunung Kidul, menorehkan prestasi gemilang sebagai runner up Red Bull MotoGP Rookies Cup (RBRC) 2025, pencapaian yang membawanya langsung ke level Grand Prix meski belum genap berusia 18 tahun.

Di sisi lain, Mario Aji, pembalap asal Magetan, Jawa Timur, merupakan lulusan AHRS tahun 2016. Dibina sejak usia 12 tahun, Mario kini menapaki tahun kelimanya di ajang MotoGP dan siap bersaing membawa nama Indonesia di kelas Moto2 musim 2026.

Dengan kehadiran dua talenta muda ini, Sirkuit Mandalika tak hanya menjadi arena balap dunia, tetapi juga simbol tumbuhnya harapan dan semangat baru bagi masa depan motorsport Indonesia. (BC5)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini